sungai ciliwung

Warga Depok Mari Sama-Sama Bebenah Sungai Ciliwung, Minggu 29 September 2019

22

*Berita ini telah diralat. Sebelumnya di judul ditulis Sabtu 28 September 2019, yang benar Minggu 29 September 2019

DEPOK- Menjelang tibanya musim penghujan yang diperkirakan terjadi di awal November 2019 mendatang, mitigasi atau pencegahan bencana banjir akibat penumpukan sampah yang dibuang secara liar ke badan sungai harus dilakukan mulai dari sekarang.

Komunitas Ciliwung Depok (KCD), menyatakan akan menyelenggarakan kegiatan “Bebenah Ciliwung”. Dalam kegiatan yang akan berlangsung pada Minggu, 29 September 2019 mulai pukul 07.00 WIB tersebut akan dilakukan operasi bersih sampah di sungai.

“Bersih sampah akan mengambil lokasi atau rute pada aliran sungai Ciliwung dari jembatan Kota Kembang/ GDC hingga jembatan Panus, Depok Lama,” ucap Trisna Rengganis, ketua pelaksana kegiatan, Kamis, 26 September 2019.

Dia menjelaskan, nanti kegiatan tersebut akan diikuti para relawan lintas komunitas yang peduli pada alam maupun lingkungan hidup. Acara tersebut terbuka bagi masyarakat umum.

“Satuan tugas kebersihan dan satgas banjir yang dimiliki Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) diharapkan akan membantu karena mereka memiliki SDM dan peralatan yang memadai,” terangnya.

Sementara itu dari VES Community para offroader akan mengerahkan kendaraan mereka yang dilengkapi winch atau katrol untuk mengevakuasi sampah dari aliran sungai ke atas jembatan Panus.

“Tim Air akan bergerak di aliran sungai menuju spot tempat pembuangan sampah liar milik warga yg berada di tebingan sungai Ciliwung. Sampah dimuat ke dalam rakit dari ban dalam kendaraan lalu dilarung ke jembatan Panus untuk dievakuasi,” ujarnya.

Baca Juga: Aksi Askrindo Selamatkan Ciliwung Dari Limbah Rumah Tangga

Sementara itu, tim darat akan membantu pembersihan sampah pada kaki jembatan Panus, lalu mengevakuasi sampah yang harus diangkut. Pada bagian lain relawan dari World Wildlife Fund Indonesia (WWFI), akan mensosialisasi kegiatan yang diberi nama detektif air kepada masyarakat yang berkunjung atau melalui areal.

“Panitia juga sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan Kota Depok dan perangkat kampung setempat dalam penggunaan badan jembatan Panus untuk kendaraan operasional pembersihan sampah, sehingga masyarakat yang biasa melintas diminta beralih lewat jalan perumahan Bukit Novo,” tegasnya.

Operasi bersih sampah sungai Ciliwung dilakukan pada alur sungai yang pendek dibandingkan panjang sungai Ciliwung yang mencapai 120 kilometer ini.

“Diharapkan usaha dan semangat seluruh peserta akan menjadi bagian dari upaya menghindari banjir, akibat sampah kiriman ke wilayah hilir serta menebarkan semangat sesuai tagar semboyan yang selama ini disebarluaskan oleh para aktifis KCD yaitu #JagaDanRawatCiliwungKita,” pungkasnya.

Klik Sumber Foto




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lebih Tahu Depok