Terungkap! Gara-Gara Cinta Segitiga, Heru Bunuh Jimi di Pasar Pal Depok

22

DEPOK- Motif pembunuhan Jimi Wijaya (32), yang tewas tersungkur di Pasar Pal Depok ternyata persoalan asmara. Pelaku pembunuhan Jimi adalah rekannya sendiri yakni Heru Saputra (34), yang kini sudah ditangkap Polresta Depok.

Kapolres Depok AKBP Azis Andriansyah menuturkan, kepada penyidik Heru mengaku ada masalah asmara antara Jimi dan kekasihnya.

“Memang perselisihan antara mereka sudah lama terjadi. Atas kejadian kemarin, berawal saat Heru sedang berada di dalam indekos bersama teman wanitanya, kemudian tiba-tiba pintu didobrak Jimi,” ucap Azis, di Mapolresta Depok Selasa 8 Oktober 2019.

Karena merasa terancam, Heru melakukan perlawanan dengan menusuk dada korbannya menggunakan pisau di dekat indekos, Jalan Palsigunung RT. 006/003 Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis, yang berada di sekitar Pasar Pal Kota Depok.

Melihat korbannya tak berdaya dan bersimbah darah, Heru dan kekasihnya melarikan diri ke tempat persembunyiannya di wilayah Lenteng Agung Jakarta Selatan. Namun, keberadaan keduanya terendus polisi setelah petugas melakukan olah TKP di lokasi kejadian dan mengintrogasi empat orang saksi yang mengetahui peristiwa tersebut.

Baca Juga: Pria Bersimbah Darah Diduga Tewas Dibunuh di Pasar Pal Depok

“Setelah dilakukan identifikasi, tim bergerak mengamankan pelaku dan kekasihnya yang kini kami tetapkan sebagai saksi mata, karena mengetahui kejadian penganiayaan hingga menimbulkan kematian terhadap seseorang,” tegasnya.

Azis menuturkan, Jimi saat itu diduga hendak mengingatkan kepada Heru agar mengantar perempuan tersebut untuk pulang. Namun, adu mulut justru terjadi dan berujung pertikaian.

“Hasil otopsi benar korban ada luka sayatan dan tusukan benda tajam, identik dengan barang bukti yang kita dapatkan,” jelasnya.

Sementara itu, diketahui pelaku juga sempat menghuni jeruji besi kurang lebih dua tahun di Lapas Padang, atas kasus narkoba.

“Ya dia ini, residivis kasus narkoba tahun 2011 lalu,” pungkasnya.

Sayatan di leher dan dada

Kini, Heru telah mendekam di balik jeruji besi Mapolresta Depok. Atas perbuatannya, pelaku diganjar Pasal 351 ayat 3 KUHP mengenai penganiayaan yang menyebabkan hilangnya nyawa orang lain, dilapis Pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Seperti diketahui, jasad Jimi seorang supir angkot ditemukan dalam kondisi bersimbah darah di wilayah Pasar Pal, pada Senin 7 Oktober 2019 sekitar pukul 03.30 WIB. Sejumlah tanda-tanda luka kekerasan sebelum korban meregang nyawa terlihat di bagian leher dan dada.

Kejadian tersebut, diketahui oleh seorang warga yang bermukim di sekitar lokasi kejadian, sempat terdengar suara ribut di sebuah indekos tak lama, ketika saksi hendak beraktifitas menuju Pasar Pal korban sudah tergeletak tak bernyawa.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lebih Tahu Depok