DEPOK- Siswa SDN Utan Jaya di Jalan Utan Jaya RT 01/RW 03 Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Cipayung, Depok hari ini kembali tidak dapat bersekolah. Karena para siswa dan guru tidak dapat masuk ke sekolah lantarab gerbang digembok oleh pihak yang mengaku sebagai ahli waris lahan. Ini bukan yang pertama kali terjadi. Beberapa waktu lalu sekolah juga sempat disegel oleh ahli waris.
Sumiati, salah satu warga mengatakan, gerbang digembok sejak Selasa (5/5) malam. Sedangkan pagi harinya siswa masih sekolah walaupun pintu kecil sudah digembok.
“Sudah digembok dari kemarin, cuma kemarin pintu kecil masih bisa masuk,” katanya, Rabu (6/5/2025).
Kondisi ini membuat siswa dan wali murid resah. Mereka ingin agar pemerintah kota segera mengatasi persoalan ini sehingga kegiatan belajar mengajar (KBM) berjalan normal.
“Penginnya ya, sekolah normal saja. Anak Masuk setiap hari hari enggak ada masalah lagi. Masalahnya saya enggak tahu, cuma diinfokan guru dari grup wa ajah, hari ini disuruh BDR, enggak masuk sekolah, karena digembok sekolahnya, yang lain enggak tahu,” katanya.
Pengumuman untuk BDR diterima wali murid dari pihak sekolah pada Selasa (5/5) malam. Sehingga pagi harinya tidak ada siswa yang datang ke sekolah.
“Setahu saya kemarin masih masuk sekolah, cuma hari ini baru belajar di rumah disuruh BDR , dari rumah. Semenjak anak saya sekolah di sini, seinget saya baru dua kali,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok, Siti Chaerijah Aurijah mengatakan, masih akan melakukan koordinasi perihal polemik yang mengganggu KBM para siswa.
“Disdik terus koordinasi dengan pihak terkait agar sekolah bisa tetap digunakan untuk KBM. Sementara anak-anak BDR (Belajar Dari Rumah) sampai situasi kondusif untuk proses pembelajaran,” katanya.

