Seorang pengendara motor mengalami kecelakaan di Jalan Raya Jakarta-Bogor pada Senin (12/5) pagi. Korban mengalami luka parah dan tewas. Namun tidak ada identitas korban hingga sangat sulit menghubungi keluarganya. Selain itu motor yang dikendarai pun tidak dilengkapi dengan plat nomor kendaraan.
Dari keterangan warga sekitar, korban diperkirakan berusia remaja dan duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP). Kejadian ini langsung diinfokan ke pihak kepolisian dan segera dievakuasi.
Wahid, warga sekitar mengatakan, korban terjatuh di depan Klinik Pabuaran Medika, Kecamatan Tapos, Depok. Tubuhnya terseret hingga 10 meter.
“Motornya yang saya dengar dari arah sana ke arah Jakarta jatuh terus motornya sampai kesana keseretnya. (Terseret) 10 meter kurang lebih,” katanya.
Korban tidak menggunakan helm. Korban mengalami luka parah di kepala.
“Kayaknya ngak ada helm. Anak muda kira anak SMP kayaknya,” ujarnya.
Sementara itu, Kanit Laka Lantas Polres Metro Depok, AKP Burhan mengatakan korban mengendarai motor Suzuki Satria FU warna abu-abu. Korban melaku dari arah Bogor menuju Jakarta.
“Menurut keterangan para saksi Pada saat sebelum terjadi kecelakaan lalu lintas, sepeda motor Suzuki Satria FU, warna abu-abu. NRKB Belum diketahui dari kejauhan sudah telihat melaju sangat kencang, dari arah Utara ke Selatan di Jalan Raya Jakarta-Bogor,” katanya.
Korban terjatuh di depan Klinik Pabuaran Medika. Motor korban oleng dan kemudian terjatuh hingga membentur trotoar.
“Mengakibatkan pengemudi terpental ke tengah jalan,” ujarnya.
Jasadnya langsung dibawa ke rumah sakit. Kasusnya sudah ditangani Unit Laka Lantas Polres Metro Depok.

