DEPOK- Seorang pegawai Kejaksaan Agung (Kejagung) menjadi korban pembacokan yang dilakukan orang tak dikenal (OTK) pada Sabtu (24/5) dinihari di Pengasinan, Sawangan, Depok. Korban adalah DSK (44).
Kasie Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi mengatakan, korban mengalami luka di tangan kanan. Bahkan saraf jari kelingking putus hingga tidak dapat digerakkan. Korban sudah mendapat penanganan intensif dan dirawat di rumah sakit.
“Yang merupakan karyawan dari kejagung mengalami luka di pergelangan tangan sebelah kanan ya. Jadi terkait ada kejadian pembacokan yang dialami oleh korban,” katanya, Rabu (28/5/2025).
Peristiwa itu terjadi ketika korban hendak pulang ke rumah. Saat itu korban mengendarai motor sendiri dan di tengah jalan dipepet pengendara motor lain dari arah berlawanan yang berjumlah dua orang. “Ketika korban melintas ke arah pulang pada hari Jumat menjelang hari Sabtu pagi, pada saat itu terdapat dua orang yang berboncengan menghampiri korban, kemudian tiba-tiba langsung menyabet senjata tajam ke arah korban. Setelah korban terluka kemudian korban berusaha untuk pulang dan dengan menggunakan mobil dibantu dengan kerabat langsung menuju ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan,” ujarnya.
Salah satunya membacok korban sambil teriak ‘sikat’ dan ‘mampus lu’. Korban mengaku tidak kenal dengan pelaku.
Peristiwa ini dilaporkan ke Polsek Bojongsari dan kemudian dilimpahkan ke Polres Metro Depok. korban sudah diminta keterangan terkait peristiwa yang menimpanya.
“Ya oleh Polsek Bojongsari dengan penyidiknya sudah datang ke rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan,” tukasnya.
Korban mengaku tidak mengenali ciri pelaku. Karena kejadian terjadi begitu cepat.
“Untuk saat ini diketahui tidak saling kenal,” katanya.
Belum diketahui motif peristiwa tersebut. Namun tidak ada barang berharga pelaku yang hilang. Kondisi korban sudah membaik namun masih mengalami trauma.
“Kondisi korban namun sudah mulai membaik, namun kondisi psikis pasti masih mengalami gangguan trauma ya,” pungkasnya.

