DEPOK- Ribuan atlet taekwondo bertanding di ajang Afiliasi Taekwondo FISIP Universitas Indonesia (ATF UI) 3. Ada 1.230 atlet dari lima provinsi yang bertanding.
Kejuaraan ini dibuka oleh Ketua Umum Provinsi Taekwondo Indonesia Jakarta (Pengprov TI Jakarta) Mayjen TNI (Mar) Oni Junianto. Hadir dalam kesempatan tersebut Dekan FISIP UI, Prof. Semiarto Aji Purwanto
Oni mengatakan, kejuaraan ini diadakan untuk mengasah kemampuan akademik dan kognitif, dalam hal ini character building para peserta. Peserta terbaik atau juara ATF UI Taekwondo Championship 2025 ini, akan direkrut dan dibina untuk menjadi atlet nasional bahkan internasional.
“Nanti kita lihat bagaimana skor dia, bagaimana jumlah pertandingan dia akan terlihat, yang terbaik-terbaik ini akan kita rekrut untuk pertandingan ke tingkat yang lebih tinggi,” katanya, Jumat (25/7/2025).
Oni menuturkan, dalam ajang ini mengkombinasikan antara kecerdasan akademik dan kognitif. Selain itu juga bertujuan untuk membentuk mental dan karakter anak muda.
“Ini menggabungkan antara kemampuan akademik dan juga orang bilang kognitif itu ya kemampuan kita di karakter building, sehingga itu dua hal yang memang harus dipadukan,” ujarnya.
Oni menuturkan, ajang ini untuk mencari bibit atlet taekwondo yang nantinya dibina di kejuaraan tingkat nasional dan internasional. Sehingga terlihat bahwa pembentukan atlet tidak sekedar tiba-tiba ditunjuk, tapi ada proses yang sangat ketat.
“Kalau di dalam taekwondo otomatis ya karena ini adalah barometer kita, setiap pertandingan itu kan kita ambil yang terbaik. Dan next kita ambil untuk direkrut bisa menjadi atlet nasional hingga ke internasional,” tukasnya.
Di tempat yang sama, Dekan FISIP UI, Semiarto Aji Purwanto mengatakan, olahraga menjadi bagian penting yang tidak bisa dipisahkan dari kegiatan akademik. Bahkan, FISIP UI menyediakan jalur masuk mahasiswa baru lewat prestasi berbagai cabang olahraga.
“Jadi pendeknya, seperti saya sampaikan tadi kegiatan-kegiatan seni, olahraga, dan akademik itu menjadi satu bagian,” katanya.
Dia setuju bahwa dengan olahraga mampu membentuk karakter anak. UI sebagai lembaga pendidikan juga berkomitmen mendukung karakter dan mental anak muda lewat olahraga.
“Iya. Nah itu satu bagian yang penting, sekali lagi mandat kita di FISIP UI adalah isu-isu kemasyarakatan ya sosial politik, bagian yang paling penting sekarang ini kita bicarakan dan sampaikan tadi bagaimana kita mengembangkan karakter bangsa yang tangguh,” pungkasnya.

