DEPOK- Polres Metro Depok membangun dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terletak di Bojong Pondok Terong dan Tajurhalang. Pembangunan SPPG ini untuk mendukung program makan bergizi gratis (MBG) yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto.
Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Abdul Waras mengatakan, dari 205 titik di seluruh Indonesia, Polres Metro Depok mengelola dua lokasi SPGG, yakni di Bojong Pondok Terong dan Tajurhalang.
“Hari ini kita melaksanakan kegiatan groundbreaking SPPG untuk masyarakat. Program ini dalam rangka mendukung program Bapak Presiden RI tentang makan bergizi gratis,” katanya usai melakukan groundbreaking SPPG di Bojong Pondok Terong, Kamis (7/8/2025).
Nantinya akan ada 1.000 SPPG Polri di tersebar seluruh Indonesia. SPPG ini beroperasi secara nasional untuk menyasar pemenuhan gizi masyarakat, khususnya anak guna mencegah stunting dan menciptakan generasi emas 2045.
“Targetnya tadi sudah disampaikan oleh wakil ketua Satgas SPPG Polri, 1.000 SPPG Polri bisa beroperasi dalam rangka mendukung program makan bergizi gratis untuk meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat, sehingga anak-anak kita nantinya bisa terhindar dari stunting. Kemudian harapannya nanti 2045 mewujudkan generasi emas di Indonesia,” ujarnya.
Pemilihan lokasi Bojong Pondok Terong didasarkan pertimbangan integrasi tidak ada duplikasi SPPG di area yang sama, dan potensi penerima manfaat yang tinggi dari sekolah-sekolah sekitar.
“Yang diutamakan adalah satu tidak ada duplikasi. Banyak sekolah‑sekolah yang ada di sini yang nantinya bisa menerima manfaat dari pendirian SPPG ini untuk makan siang gratis,” ungkapnya.
Program ini ditargetkan berjalan dalam waktu satu bulan ke depan. Sehingga penyajian makanan bergizi bisa dimulai bulan depan.
“Harapannya ini targetnya satu bulan bisa pelaksanaan, sehingga nanti bulan depan bisa dilaksanakan kegiatan tersebut. Tentu ini akan berkolaborasi dengan pemerintah daerah, teman-teman dari TNI, sekaligus juga dari MBG sendiri selaku pembina disitu,” tukasnya.
Setiap SPPG ditargetkan melayani sekitar 3.000 porsi makan setiap harinya. SPPG akan diawasi oleh Biddokkes Polri dan melibatkan petugas dari Badan Gizi Nasional sesuai arahan Kapolri untuk memastikan standar kualitas gizi dan kebersihan terpenuhi.
“Kita punya Biddokkes yang sesuai directive dari bapak Kapolri untuk ikut memantau masalah higienis dan kesehatannya,” pungkasnya.

