Tidak Ikut-ikutan Demo, Buruh Depok Justru Aksi Simpatik Bersihkan Pospol yang Dirusak OTK

Buruh Depok bersih-bersih pospol

DEPOK- Serikat buruh Kota Depok melakukan aksi simpatik dengan membersihkan pos polisi di kolong fly over Universitas Indonesia (UI) yang dirusak orang tak dikenal (OTK) beberapa waktu lalu. Ini sebagai bentuk dukungan pada Polri dan Pemerintah Kota Depok bahwa serikat buruh Depok tidak terprovokasi melakukan aksi anarki.

Ketua Serikat Buruh Kota Depok, Wido Pratikno mengatakan, sangat bersyukur bahwa kondisi Depok aman hingga saat ini. Buruh tidak terprovokasi dengan adanya dinamika di kota/kabupaten yang lain dan di Jakarta.

“Jadi kalau bicara buruh seluruh dunia itu akan bicara no kekerasan, no anarkis, no perusakan. Jadi aksi itu adalah sudah amanah konstitusinya bahwa diperbolehkan, tapi tidak boleh merusak, tidak boleh anarkis. Nah itu yang membuat keprihatinan kaum buruh, karena buruh anti kekerasan, anti anarkis. Maka di Depok saya minta buruh ikut menjaga ketertiban, kondusivitas yang ada di kota Depok,” katanya, Jumat (5/9/2025).

Wido sangat menyayangkan tindakan perusakan fasilitas negara. Menurutnya yang dirugikan pada akhirnya adalah rakyat juga.

“Nah, inilah menyayangkan kalau ini dirusak. Kalau dirusak kan ujung-ujungnya nanti yang bangun pemerintah, pemerintah ujung-ujungnya yang bangun rakyat-rakyat juga, kita juga yang rugi. Maka akhirnya kesejahteraan buruh juga jadi terkurangi, karena nanti yang rusak harus dibangun lagi,” ujarnya.

Buruh di Depok berharap agar Wali Kota Depok membuka lapangan pekerjaan baru untuk mengurangi pengangguran. Diketahui bahwa masyarakat Kota Depok masih ada sekitar 7 persen yang menganggur.

“Maka harapannya, ayo Pak Wali kita buka lapangan pekerjaan, biar nanti rakyatnya semua bekerja, rakyat Kota Depok, masyarakatnya bekerja, bisa bekerja, maka dapat penghasilan. Dapat penghasilan, maka ekonomi akan tumbuh. Kalau ekonomi tumbuh, yang dagang laku, yang UMKM laku, semua laku. Akhirnya apa? Disaat ekonomi tumbuh, pajak akan didapatkan naik. Dengan pajak naik, maka bermanfaat buat masyarakat Kota Depok dan pertumbuhan Kota Depok,” ungkapnya.

Selain itu buruh juga sepakat mendukung TNI,  Polri dalan menjalankan tugasnya. Dia menegaskan, tidak boleh lagi ada anarkis karena polisi juga rakyat Indonesia, TNI juga rakyat Indonesia.

“Mmereka juga ditungguin anak istrinya di rumah,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Wali Kota Depok Supian Suri memberikan apresiasi atas apa yang dilakukan buruh Depok. Menurutnya, ini adalah langkah nyata yang patur dicontoh.

“Terima kasih kepada Forum Serikat Pekerja Kota Depok yang menginisiasi kegiatan ini.

Sehingga ini menjadi simbol, bahwa kita ingin, kita mencintai kota kita dan hal-hal yang kemarin terjadi, ini sudah kita perbaiki hari ini. Sehingga berharap ke depan tidak lagi terjadi hal-hal yang kita tidak inginkan seperti kejadian kemarin,” katanya.

Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Abdul Waras juga mengapresiasi langkah buruh Depok. Menurutnya, buruh Depok sangat baik karena menginisiasi deklarasi damai untuk mendukung Kota Depok aman dan kondusif.

“Tentu ini juga akan berpengaruh langsung kepada beliau-beliau, karena dengan situasi Kota Depok bisa kita jaga, kita rawat keamanannya, kedamaiannya, ini akan menarik investor. Nah begitu investor masuk, tentu ini akan membuka lapangan pekerjaan. Dengan membuka lapangan pekerjaan, ini akan meningkatkan taraf hidup teman-teman buruh, juga masyarakat Kota Depok,” katanya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *