DEPOK- Fenomena membuang sampah sembarangan di jalanan masih terus saja terjadi di Kota Depok. Padahal tak jarang pembuang sampah sembarangan tertangkap tangan dan viral di sosial media. Namun sepertinya hal itu tidak membuat warga lainnya merasa kapok.
Salah satu titik yang kerap dijadikan lokasi pembuangan sampah sembarangan adalah bawah kolong tol dekat CGE Avenue, Kecamatan Tapos, Depok. Tidak adanya pengawasan melekat membuat warga seenaknya membuang sampah di lokasi tersebut.
Pelaksana Tugas (Plt) Camat Tapos, Jarkasih mengatakan, pihaknya telah berupaya melakukan pembersihan rutin di lokasi tersebut. Hanya saja minimnya sumber daya manusia (SDM) membuat pengawasan belum maksimal.
“Ya karena kita ada kelemahan SDM untuk pengawasan. Karena buang sampahnya itu bukannya siang mereka mulai malam hari waktu maghrib bisa sampai malam hari, sampai pagi itu berangkat kerja. Ya jadi kita kekurangan SDM untuk monitoring itu,” katanya usai membersihkan sampah di sepanjang Jalan Raya Tapos, Jumat (26/9/2025).
Dia mengakui sulit untuk melakukan pengawasan selama 24 jam. Soal sanksi, memang sudah ada tindak pidana ringan (tipiring). Hanya saja, proses hukum tersebut dinilai panjang sehingga langkah yang diambil baru sebatas teguran.
“Ada memang aturannya untuk tipiring. Cuma kan prosesnya panjang juga. Ya akhirnya kita hanya sampai menegur kemudian ya membuat peringatan aja mereka kita pinta KTP-nya kemudian kita coba kasih arahan,” ujarnya.
Dia menyebutkan sudah ada tiga pelanggar yang tertangkap membuang sampah sembarangan, sebagian besar dari kalangan pedagang dan pekerja konstruksi. Sedangkan, Jalan Raya Tapos kata dia, banyak dipilih para pembuang sampah.
“Ya tiga orang yang tertangkap. Nah rata-rata mereka itu adalah para pedagang. Pedagang-pedagang yang di pinggir jalan itu itu mereka nggak punya tempat membuang sampah dikumpulin, diplastikin,” tukasnya.
Dalam aksi bersih yang digelar bersama, pihak kecamatan turut melibatkan pihak swasta, yaitu PT Karabha Digdaya (PT. KD) dan Koramil Cimanggis.
“Kita ucapkan terima kasih kepada PT Karaba dan seluruh jajarannya dan juga kepada pak danramil di Cimanggis yang sudah bekerja sama untuk melakukan aksi bersih di sepanjang jalur Jalan Raya Tapos dan nanti Jalan Raya Tapos di Leuwinanggung,” ucapnya.
Di tempat yang sama, Direktur PT Karabha Digdaya, Yuli Priyanto, menjelaskan, pihaknya sudah sejak 2018 berkolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat dalam pengelolaan sampah.
“Dan alhamdulillah di tahun 2025 ini lahirlah program Karaba Care for Environment atau kita biasa sebut KCE. Jadi, kita mempunyai sikatan-sikatan yang mudah dikenal dan mudah diingat oleh masyarakat supaya kita ingat dan selalu bersemangat untuk membersihkan sampah di lingkungan kita,” katanya.
Sementara itu, Danramil Cimanggis Mayor Inf Dasim menegaskan komitmennya untuk membantu kecamatan dalam hal pengawasan. Dia menambahkan, mereka yang kedapatan membuang sampah sembarangan akan didata dan membersihkan sampah di area mereka membuang sampah sebagai bentuk sanksi.
“Intinya selain tugas kita adalah melakukan operasi militer selain perang, salah satunya menjaga kebersihan dan keamanan wilayah,” katanya.

