Pemkot Depok Kolaborasi dengan PT Karabha Digdaya Kembangkan Kawasan Berkelanjutan dan Perkuat UMKM

Pemkot Depok dan PT KD sinergi

DEPOK– Sekretaris Daerah Kota Depok, Mangnguluang Mansur mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok siap berkolaborasi dengan berbagai pihak termasuk dengan sektor swasta. Agung sapaan akrabnya menuturkan, kerja sama dengan pihak swasta menjadi kunci dalam pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah timur kota.

“Kami berharap ke depan sinergi dengan Pemkot Depok bisa terus ditingkatkan. Seperti hari ini, PT Karabha Digdaya bekerja sama dengan Sekolah Islam Al-Azhar membangun fasilitas pendidikan. Ini membantu mengatasi kebutuhan ruang belajar di Kota Depok,” katanya usai menghadiri HUT Karabha Digdaya ke-36 di Tapos, Minggu (19/10/2025).

Ditegaskan bahwa Pemkot Depok tidak bisa bekerja sendiri, terutama dalam pemenuhan fasilitas publik seperti pendidikan dan infrastruktur. Oleh karena itu, pihaknya menyambut positif komitmen PT Karabha Digdaya yang siap bersinergi dalam pengembangan wilayah Tapos. Disebutkan bahwa, kawasan Tapos memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Depok Timur.

“Islamic school dan fasilitas publik tidak bisa sepenuhnya dipenuhi pemerintah. Harus ada kerja sama dengan pihak lain. Dengan luas lebih dari 500 hektare, fasum dan fasilitas lain yang dimiliki Karabha Digdaya bisa kita sinergikan untuk pengembangan Depok ke depan,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Direktur Utama PT Karabha Digdaya, Trisnadi Yulrisman mengatakan, pihaknya aktif berkoordinasi dengan Pemkot Depok untuk menyesuaikan rencana pembangunan. Selain pengembangan infrastruktur dan fasilitas umum, PT Karabha Digdaya juga fokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Kami sering berkoordinasi untuk menyelaraskan rencana jangka panjang pemerintah kota dan rencana kami. Pembangunan harus selaras agar memberi dampak ekonomi yang maksimal,” katanya.

Pemberdayaan UMKM menjadi konsern perusahaan yang berada dibawah naungan Kementrian Keuangan (Kemenkeu) itu. Saat ini sekitar 800 UMKM yang bermitra, dengan 80 di antaranya merupakan binaan langsung perusahaan.

“Kami akan terus tingkatkan pembinaan UMKM karena ini memberi dampak langsung pada perekonomian warga. Sebagai bagian dari keluarga Kementerian Keuangan, kami juga mengoptimalkan program tanggung jawab sosial dan lingkungan untuk Tapos dan sekitarnya,” ujarnya.

Di usia ke-36, perusahaan memperkenalkan logo baru dengan filosofi “Harmonizer” sebagai simbol komitmen memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.

“Konsepnya adalah harmonizer. Bentuk logo menggambarkan seekor burung yang menaungi wilayahnya. Kami ingin Karabha Digdaya menjadi payung manfaat bagi masyarakat sekitar,” tukasnya.

Dia mengungkapkan, Karabha Digdaya mengelola lebih dari 500 hektare lahan, atau lebih dari 20 persen dari total wilayah di Kecamatan Tapos. Potensi ini diharapkan mampu menjadi pusat ekonomi baru di kawasan timur Depok. Dengan potensi lahan strategis dan dukungan penuh dari sektor swasta, wilayah Tapos diproyeksikan menjadi episentrum pertumbuhan baru di Depok Timur. Pemerintah Kota Depok menegaskan akan menyesuaikan langkah pembangunan agar sejalan dengan masterplan Karabha Digdaya demi percepatan pemerataan pembangunan kota.

“Kami berharap nanti kalau orang Depok bicara soal pusat keramaian, tidak hanya Margonda atau Cinere. Tapi juga Tapos, Cimpaeun, dan wilayah sekitar yang akan berkembang bersama Karabha Digdaya,” pungkasnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *