DEPOK- Jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Depok telah menyiapkan skema pengamanan. Forkopimda juga telah menggelar Rapat Kordinasi Lintas Sektoral dalam Rangka Ops Lilin Jaya 2025.
Kapolres Metro Depok, Kombes Abdul Waras mengatakan, untuk pengamanan Nataru telah dipersiapkan 665 personil gabungan. Antara lain dari TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan instansi lain.
“Ada 665 personel, ini dari gabungan semuanya, dari Polres, dari teman-teman Kodim, juga dari Satpol PP, Dinas Perhubungan dan instansi terkait lainnya,” katanya, Kamis (18/12/2025).
Dikatakan, kolaborasi ini diperlukan untuk sama-sama menjaga situasi saat Nataru. Selain itu juga diperlukan satu visi misi bahwa keberhasilan pelaksanaan operasi kemanusiaan ini, ini adalah keberhasilan kita bersama dan tentu harus ada dukungan dari semua lapisan masyarakat.
“Tujuan bahwa pelaksanaan nantinya dalam rangka menyambut Natal dan juga Tahun Baru di wilayah Kota Depok ini bisa berjalan aman dan tertib. Sehingga saudara-saudara kita umat nasrani bisa melaksanakan menyambut Natal, melaksanakan ibadah dengan khusyuk, dengan hati yang gembira,” ujarnya.
Pihaknya telah memetakan terkait situasi keamanan. Ada sejumlah gereja prioritas yang dilakukan penjagaan lebih intensif.
“Memang kita sudah persiapkan, ada beberapa kategori gereja yang kita amankan. Tentu dengan hasil mapping intelijen, potensi kerawanannya di situ, ada beberapa gereja yang kita prioritaskan. Namun demikian, bukan berarti yang lain tidak kita prioritaskan, sama, tetapuntuk pola pengamannya tentu akan berbeda,” ungkapnya.
Kapolres menuturkan, akan ada delapan pos pengaman atau pospam yang tersebar di sejumlah titik rawan. Antara lain di Terminal Jatijajar dan juga ada tujuh pos pengamanan.
“Terutama di seputaran gereja yang ada di wilayah Kota Depok ini,” pungkasnya.

