DEPOK – Sebanyak 100 pohon ditanam di sekitar Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Depok. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Rutan Kelas I Depok dengan TNI-Polri, serta Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK).
Kepala Rutan Kelas I Depok, Agung Nurbani mengatakan, kegiatan ini bagian dari program Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Penanaman pohon ini sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan sekaligus implementasi program bakti sosial dari kementerian.
“Hari ini kami melaksanakan salah satu program aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, yaitu bakti sosial. Kami dibantu jajaran TNI-Polri dalam pengamanan untuk mengeluarkan kurang lebih 15 warga binaan yang secara substantif dan administratif telah memenuhi syarat untuk melaksanakan kegiatan di luar,” katanya, Minggu (11/1/2026).
Bakti sosial ini dilaksanakan di wilayah Kelurahan Cilodong dengan sasaran lokasi-lokasi yang membutuhkan kerja bakti.
“Terutama kebersihan lingkungan, penanganan sampah, serta penguatan lingkungan melalui penanaman pohon,” ujarnya.
Dalam kegiatan ini melibatkan puluhan personel lintas instansi untuk memastikan keamanan dan kelancaran kegiatan.
“Dari Koramil ada sekitar tujuh personel, dari Taipur sekitar 10 personel, kemudian dari Batalyon TP sekitar 10 personel, dari Polsek ada lima personel, serta dari DLHK ada enam personel, lengkap dengan truk dan peralatan kebersihan,” tukasnya.
Penanaman pohon difokuskan di sekitar area Rutan Kelas I Depok dan wilayah perbatasan antara rutan dan permukiman warga.
“Kami menanam sebanyak 100 pohon di sekitar rutan dan perbatasan dengan warga. Pohon-pohon yang sebelumnya mengganggu area pagar rutan kami tebang, namun digantikan dengan tanaman lain yang jaraknya diatur dengan tetap memperhatikan faktor keamanan,” tambahnya.
Agung mengungkapkan, kegiatan bakti sosial dan penanaman pohon ini merupakan yang pertama kali dilakukan selama dirinya bertugas sebagai Kepala Rutan Kelas I Depok.
“Selama saya bertugas, ini baru pertama kali kami laksanakan,” ungkapnya.
Ke depan, pihaknya berharap kegiatan serupa dapat menjadi agenda rutin dan tidak hanya terbatas di lingkungan rutan.
“Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi agenda rutin. Tidak hanya di lingkungan rutan, tetapi kami juga siap menawarkan diri untuk aktif terlibat dalam kegiatan sosial yang diselenggarakan Pemerintah Kota Depok,” pungkasnya.

