Setelah 20 Tahun, Akhirnya Depok Punya Gedung Madrasah Negeri Baru

Wali Kota Depok resmikan MTsN 3

DEPOK- Setelah hampir 20 tahun, akhirnya Depok memiliki satu gedung madrasah negeri baru. Gedung tersebut dibangun tahun 2025 dan diresmikan pada 2026. Penambahan gedung madrasah negeri ini menjadi angin segar bagi warga Kota Depok yang ingin bersekolah di madrasah negeri.

Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Romo Muhammad Syafi’I mengatakan, pembangunan daerah tidak dapat dilepaskan dari kualitas sumber daya manusia, baik dari aspek keagamaan, kebangsaan, maupun pemerintahan.

Diketahui bahwa pembangunan madrasah negeri baru direalisasikan di masa kepemimpinan Wali Kota- Wakil Wali Kota Depok Supian Suri-Chandra Rahmansyah.

“Gedung ini merupakan hibah murni dari Bapak Wali Kota Depok. Sebagai pimpinan di Kementerian Agama, saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas perhatian beliau terhadap dunia pendidikan,” katanya usai peresmian gedung MTs Negeri 03 Pancoran Mas, Rabu (21/1/2026).

Ditegaskan bahwa pendidikan menjadi ruang paling strategis untuk membangun suatu daerah. Mulai dari SDM, keagamaan dan kebangsaan serta pemerintahan.

“Jika kita memiliki tekad membangun Indonesia, maka langkah paling terukur adalah membangun pendidikan. Sekolah adalah tempat paling tepat untuk menyiapkan generasi yang unggul secara keagamaan, kebangsaan, dan pemerintahan,” ujarnya.

Dia sangat mengapresiasi keberpihakan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok yang peduli terhadap pendidikan madrasah. Menurutnya ini adalah langkah visioner yang sejalan dengan arah pembangunan nasional.

“Seperti kata Presiden, jika ingin melihat bagaimana nasib Indonesia ke depan, jawabannya adalah bagaimana kita mendidik generasi muda hari ini. Maka perhatian terhadap pendidikan bukan sekadar kerja hari ini, melainkan investasi nyata bagi masa depan bangsa dan negara,” ungkapnya.

Romo Syafi’i secara khusus menyematkan apresiasi kepada Wali Kota Depok.

“Bagi saya cocok kita nobatkan pak Wali Kota kita ini sebagai Bapak Madrasah Kota Depok,” ucap Romo Syafi’i.

Sementara itu, Wali Kota Depok Supian Suri mengatakan, gedung MTsN 03 Pancoran Mas yang telah diresmikan kini sepenuhnya menjadi kewenangan Kementerian Agama dan siap digunakan.

“Gedung ini sudah kita serahkan sepenuhnya kepada Kementerian Agama. Kita juga menambahkan dukungan berupa mebeler senilai Rp250 juta dari CSR Bank BJB,” katanya.

Dia berharap madrasah tersebut dapat segera dimanfaatkan, termasuk untuk mendukung pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) pada tahun ini.  Selain MTsN 03, Pemkot Depok juga menyiapkan dukungan lanjutan bagi pengembangan pendidikan keagamaan lainnya.

Pihaknya telah menyediakan lahan seluas 5.000 meter persegi untuk pembangunan Madrasah Aliyah Negeri (MAN).

“Untuk MAN, kita menyerahkan lahannya seluas 5.000 meter persegi. Pembangunannya nanti menjadi kewenangan Kementerian Agama,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *