Spesialis Pencuri Truk dan Pikap di Toko Besi Dicokok, Pelaku Pakai Alat Khusus untuk Hilangkan Sinyal GPS

Komplotan pencuri truk dan pikap

DEPOK– Polsek Tajur Halang mengamankan empat pelaku spesialis pencuri truk dan mobil bak terbuka atau pikap. Keempat pelaku adalah Robi, Inek, Mamang dan Gamblang. Mereka biasa beraksi di toko bangunan dan toko besi.

Kapolsek Tajur Halang, Iptu Raden Suwito mengatakan, para pelaku beraksi di Desa Tajur Halang dan Kali Suren. Biasanya mereka menyatroni sasaran pada pagi saat pekerja toko sedang tidur pulas.

Pelaku beraksi pada 21 dan 24 Juni 2026 dan dilaporkan ke Polsek Tajur Halang dengan nomor LP B/37/VI/2026/Polsek Tajur Halang serta LP B/39/VI/2026/Polsek Tajur Halang.

“Jadi mereka ini berempat memang satu kelompok. Iya, betul (spesialis) roda empat,” katanya, Jumat (17/7/2026).

Keempat pelaku punya peran masing-masing. Robi bertugas masuk ke lokasi dan mengambil truk. Sedangkan Inek dan bertugas memantau situasi. Kemudian Gamblang bertugas sebagai penerima hasil dan menghilangkan ciri-ciri kendaraan agar tidak dikenali. Komplotan ini memang mengincar truk dan pikap karena lebih mudah dijual dan banyak dicari.

“Ya mungkin karena sekarang lebih banyak pengguna yang memang buat lebih ke untuk niaga, berniaga. Mungkin ya (ada yang pesan) karena ini hampir rata-rata adalah mobil niaga, baik yang pikap maupun truk,” ujarnya.

Komplotan ini dalam tiap aksinya membawa alat khusus berupa USB yang berfungsi sebagai penghilang sinyal GPS dalam mobil. Begitu kunci kontak mobil dinyalakan, pelaku langung memasukkan alat penghilang GPS sehingga tidak terdeteksi keberadaannya.

“Ini kayak USB yang biasa dicolok di mobil, ini fungsinya adalah untuk membuyarkan sinyal GPS,” bebernya.

Dari keempat pelaku, satu diantaranya adalah residivis kasus yang sama. Dia adalah Robi yang pernah mendekam di sel. Para pelaku dijerat Pasal 477 KUHP tentang Pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *