Spanyol secara resmi menjadi juara Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Argentina dengan skor 1-0 pada pertandingan final yang berlangsung di Stadion New Jersey, Senin (20/7). Kemenangan ini membawa Spanyol meraih gelar juara Piala Dunia yang kedua kalinya setelah sebelumnya meraih prestasi yang sama pada edisi 2010.
Gol kemenangan Spanyol atas Argentina dicetak oleh pemain pengganti Ferran Torres pada menit ke-106 babak tambahan kedua, setelah menerima umpan dari Nico Williams. Momen ini menandai keberhasilan Spanyol mengakhiri pertandingan yang sangat kompetitif dengan cara yang dramatis.
Kesamaan Dua Gelar Juara Spanyol
Menariknya, Spanyol meraih kedua gelar juara Piala Dunianya dengan cara yang sangat mirip. Pada Piala Dunia 2010, La Furia Roja juga menang 1-0 atas Belanda di final yang diselenggarakan di Stadion Johannesburg, Afrika Selatan, dengan gol tunggal Andres Iniesta pada menit ke-116 babak tambahan kedua.
Kesamaan lain yang menarik adalah pencetak gol kemenangan kedua final tersebut sama-sama berasal dari klub Barcelona. Pada tahun 2010, Iniesta merupakan pemain andalan Blaugrana, sedangkan Torres juga bermain untuk klub yang sama pada musim lalu. Kedua gol tersebut sama-sama tercipta pada babak tambahan kedua, menunjukkan keajaiban yang dimiliki Spanyol di laga-laga penentu.
Kartu Merah Mewarnai Kedua Final
Selain kesamaan skor dan momen kemenangan, kedua final Spanyol juga diwarnai oleh insiden kartu merah. Saat Piala Dunia 2010, lawan Spanyol yaitu Belanda harus bermain dengan 10 orang setelah John Heitinga menerima kartu merah pada menit ke-109.
Demikian pula pada final Piala Dunia 2026 kali ini, Tim Matador menghadapi Argentina yang juga bermain dengan 10 orang setelah Enzo Fernandez dikartu merah pada menit ke-90+3 karena melakukan pelanggaran terhadap Pau Cubarsi. Kehadiran kartu merah dalam kedua pertandingan final ini menambah drama dan intensitas laga yang sudah begitu sengit sejak awal pertandingan.
Sumber:

