Wakil Wali Kota Depok Kecam Tindakan Perusakan Mobil Polisi di Harjamukti

Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah tinjau lokasi pembakaran mobil polisi di Harjamukti

DEPOK- Tindakan perusakan dan pembakaran mobil polisi yang terjadi di Harjamukti, Cimanggis, Depok pada Jumat (18/4) sangat disayangkan. Bahkan Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah mengecam tindakan tersebut.

“Kami mengecam keras dan mengutuk tindakan pembakaran mobil aparat penegak hukum yang dilakukan oleh para terduga pelaku,” kata Chandra, Sabtu 21 April 2025.

Pemerintah Kota Depok tidak mentolerir tindakan anarkis ataupun perbuatan melawan hukum terjadi di Kota Depok. Dikatakan, sebagai warga negara maka semua orang harus patuh pada aturan yang berlaku.

“Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat Kota Depok untuk tidak berbuat anarkis, tidak berbuat rusuh, tidak melakukan tindakan-tindakan yang melawan hukum di Kota Depok. Dikarenakan pastinya Depok ini adalah bagian dari Republik Indonesia yang merupakan negara hukum dan pastinya kita semua tunduk dibawah aturan dan ketentuan yang berlaku. Maka kami sekali lagi menghimbau kepada seluruh masyarakat Depok untuk tidak berbuat anarkis, untuk tidak melakukan kekerasan-kekerasan dan tindakan yang melanggar hukum, apalagi terhadap aparat penegak hukum,” ujarnya.

Chandra sempat meninjau lokasi kejadian didampingi DPTMSP Kota Depok dan Satpol PP Kota Depok. Chandra ingin mengetahui fakta yang terjadi sebenarnya. Pihaknya Bersama TNI-Polri memastikan akan membenahi seluruh wilayah di Kota Depok agar tidak ada lagi kejadian-kejadian serupa.

“Ya kami ingin meninjau lokasi yang kemarin sempat terjadi kerusuhan di sini ada pembakaran mobil kepolisian, di mana ini masuk di wilayah Depok dan kami ingin memastikan bahwa di wilayah Depok ini tidak boleh lagi terjadi kerusuhan atau tindakan anarkis serupa. Sehingga kami akan bersama-sama TNI Polri ingin memastikan membenahi seluruh wilayah di Kota Depok agar tidak ada lagi kejadian-kejadian serupa di masa depan,” ungkapnya.

Selanjutnya dia akan mengecek apakah orang-orang yang terlibat perusakan saat itu adalah warga Kota Depok atau bukan. Setelah itu, akan dilihat juga masalahnya apa. Karena dia meyakini warga kota Depok tidak memiliki watak yang anarkis.

“Ya kami pertama akan cek dulu ya pelaku-pelakunya ini juga masyarakat apakah ini warga kota Depok atau bukan. Kemudian apakah dia emang penduduk kota Depok ber KTP Depok atau bukan, kita akan lihat juga masalahnya ini apa, kenapa. Karena kami yakin sebenarnya warga kota Depok tidak memiliki watak yang anarkis,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *