Sadis, Anak 6 Tahun Tewas Diduga Disiksa Ibu Tiri

DEPOK- Malang nasib yang menimpa MAA (6). Di usianya yang masih dini, anak laki-laki itu harus meregang nyawa di tangan ibu tiri.

Peristiwa ini diketahui pada Senin (20/10) sekitar pukul 14.30 WIB. Peristiwa terjadi di Perum Griya Citayam Permai, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor. Terungkapnya kasus ini bermula dari laporan saksi ke Polsek Bojonggede.

Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi mengatakan, petugas mendatangi TKP untuk mengecek dan mencari informasi tersebut. Diduga korban meninggal karena mengalami kekerasan yang dilakukan orang tuanya.

“Petugas mendatangi rumah korban untuk mendapatkan keterangan dari orang tua korban. Kemudian kedua orang tua diamankan ke Polsek Bojonggede untuk diinterogasi dan dimintain keterangan,” katanya, Selasa (21/10/2025).

Informasi yang didapat, korban meninggal dunia sekitar pukul 22.00 WIB. Kemudian pukul 01.00 WIB, orang tua korban membawa jasad alm anaknya ke rumah kakek MAA untuk mengurus pemakaman. Namun saat memandikan jenazah, saksi curiga karena diduga korban meninggal tidak wajar dan ada luka.

“Setelah dilakukan penelusuran oleh penyidik Satreskrim Polsek Bojonggede dan ternyata benar bahwa memang ketika diinterogasi dan ditanyakan oleh kedua orang tersebut, pelaku ataupun ibu dari anak tersebut mengaku telah melakukan penganiayaan,” ujarnya.

Terduga pelaku adalah ibu tiri korban. Saat ini kedua orang tua korban masih dimintai keterangan.

“Ya ibu tiri, ibu tiri dari korban. Untuk sementara ini kami masih melakukan pemeriksaan terhadap ibunya dan selanjutnya dan kemudian mungkin pasti akan kita lakukan pemeriksaan untuk ayahnya,” tambahnya.

Dari pengakuan terduga pelaku, MAA sakit selama tiga hari. Selama tiga hari itu ternyata korban mengalami penganiayaan dari ibu tirinya.

“Menurut pengakuan dari ibu tiri korban, diketahui korban telah merasa sakit ataupun merasa dilakukan penganiayaan selama kurang lebih 3 hari. Selama kurang lebih 3 hari itu korban diketahui telah disiksa ataupun dilakukan penganiayaan, sehingga setelah hari keempat diketahui korban sudah meninggal,” tukasnya.

Korban mengalami luka di beberapa bagian tubuh. Antara lain di badan, punggung, bagian dada dan wajah.

“Diduga pelaku melakukan penganiayaan dengan cara memukul,” ungkapnya.

Sejauh ini terduga pelaku adalah ibu tiri korban. Barang bukti berupa sapu lidi sudah diamankan.

“Sampai saat ini kami informasikan ada 1 barang bukti yang kami amankan, yaitu sebilah sapu. Kedua orang tuanya sudah diamankan dan yang pasti penyidikan terus berlanjut. Untuk saat ini masih kami lakukan penyidikan, baru ibunya saja,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *