Ini Dia Puluhan Perempuan Hebat Pelaku UMKM di Depok, Sukses Jadi Entrepreneur Global

PT KD vendor day Hari Ibu

DEPOK- Sejumlah pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Kota Depok unjuk gigi di acara Vendor’s Day yang digelar PT. Karabah Digdaya.

Disini ada puluhan pelaku UMKM di Kota Depok dengan berbagai produk unggulan. Vendor’s Day ini dirancang untuk memberdayakan perempuan pelaku UMKM yang jumlahnya mendominasi di wilayah Kecamatan Tapos.

Head of Corporate Secretary & Corporate Communication PT Karabha Digdaya, Priambodo mengatakan, kegiatan ini juga bertepatan dengan bulan UMKM yang menjadi ruang bagi perempuan untuk menunjukkan potensi usahanya.

“Program ini sebetulnya kita kaitkan juga dengan Hari Ibu yang nanti di Desember. Sementara momennya bulan program UMKM yang kita dapat ke November jadi banyak pesertanya yang dari kaum wanita,” katanya, Selasa (2/12/2025).

Dia menuturkan, pelaku UMKM terbesar di wilayah tersebut memang didominasi perempuan. Salah satu buktinya, ada pelaku UMKM perempuan yang produknya telah diekspor ke sejumlah negara.

“Kalau kita indikasi UMKM di kecamatan terbesar kebanyakan memang wanita, pelaku UMKM-nya kebanyakan wanita. Makanya kenapa pesertanya kebanyakan wanita,” ujarnya.

Dalam acara tersebut, PT. Karaba Digdaya 30 pelaku UMKM untuk mengikuti sesi pelatihan dan diskusi kelompok terarah (FGD).

Beberapa peserta bahkan datang setelah mendapatkan informasi dari media sosial dan rekomendasi sesama pelaku usaha.

“Sekitar 30 peserta yang kita undang dan ada beberapa yang ikut karena dapat informasi dari teman. Terus terang beberapa dari mereka masih baru,” ungkapnya.

Salah satu peserta yang hadir adalah produsen produk minuman sehat yang mendapat banyak insight baru selama kegiatan.

Program ini memang dirancang agar para pelaku UMKM bisa lebih terstruktur dalam berpikir dan merencanakan bisnis ke depan. Diharapkan, program ini bisa menjadi tangga pelaku UMKM untuk naik kelas.

“Setiap perusahaan harus ada improvement. Untuk binaan UMKM kita memang disilahkan naik kelas. Naik kelasnya itu nggak sekedar bisa ekspor karena belum tentu semua produk itu bisa diekspor,” tambahnya.

Peningkatan kapasitas UMKM ini akan berdampak pada ekonomi lingkungan. Salah satu tujuan utamanya adalah bagaimana agar semakin banyak perempuan pelaku UMKM yang mampu mengembangkan usaha, memperkuat ekonomi keluarga, dan menjadi bagian dari gerakan perempuan mandiri menjelang Hari Ibu.

“Kita berharap berdampak pada ekonomi lingkungan. Mereka bisa merekrut tetangga-tetangganya yang memang punya kemampuan untuk diajak bekerja,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *