Wanita 55 Tahun Ditemukan Tewas dalam Kamar, Tersisa Tulang dan Kulit Mengering

Pembunuhan juru parkir di Cilangkap, Tapos

DEPOK– Seorang wanita berusia 55 tahun ditemukan tak bernyawa di rumahnya di Jalan Damai Raya, Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo, Depok. Korban diketahui berinisial DH.

Jasadnya ditemukan pada Sabtu (7/3) sekitar pukul 09.00 WIB. Saat ditemukan, korban dalam kondisi mengenaskan.

Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi mengatakan, sebelumnya kerabat korban sempat datang ke rumah tersebut pada Jumat (6/3) untuk membersihkan rumah korban. Kerabat korban yaitu LL dan RC juga pernah berkunjung pada Februari 2026.

“Saksi datang ke rumah korban pertama kali di bulan Februari 2026. Saksi mendapat informasi dari tantenya kalau korban sedang berada di Sukabumi di rumah teman sekolahnya, sehingga rumah korban dalam keadaan kosong, sehingga atas adanya informasi tersebut kemudian saksi berencana untuk datang ke rumah korban untuk bersih-bersih,” katanya, Minggu (8/3/2026).

Pada saat pertama kali tiba , keadaan pintu pagar rumah korban dalam keadaan terkunci gembok dari arah luar. LL kemudian membuka paksa gembok tersebut dibantu oleh RC hingga pintu berhasil dibuka.

“Kemudian LL dan RC masuk menuju ke pintu rumah dan ternyata pintu rumah tidak terkunci,” ujarnya.

Kemudian LL, RC dan ibu korban masuk k dalam rumah. Kondisi rumah dalam keadaan berantakan. Saksi melihat keadaan kamar korban dan disana terdapat tumpukan pakaian di lantai.

“Pada saat itu saksi saksi tidak menaruh curiga apapun dikarenakan saksi saksi tidak mencium bau aneh apapun dari dalam kamar tersebut,” ungkapnya.

Dikarenakan saksi saksi melihat keadaan area dalam rumah berantakan, sehingga saat itu LL dan RC menunda untuk membersihkan area dalam rumah. Saat itu hanya pekarangan rumah saja yang dibersihkan dan mereka pun pulang.

“Barulah pada Sabtu kemarin, LL da RC datang lagi dan membersihkan area dalam rumah dengan cara berbagi tugas,” tukasnya.

Saat itu, LL membersihkan area dapur. Sedangkan RC membersihkan area tengah dan kamar kamar. RC pun berencana memasukkan tumpukan tumpukan pakaian kedalam kantung plastik. Namun RC kaget melihat sepasang kaki ketika hendak menyingkap karpet di tumpukan pakaian.

“Saksi melihat ada sepasang kaki manusia dalam kondisi sudah terlihat tulangnya saja dan keadaan kulit mengering,” katanya.

LL dan RC langsung melapor ke Ketua RT setempat dan dilanjutkan ke Polsek Cinere. Belum diketahui mengenai penyebab kematian DH.

“Dari keterangan yang didapat, korban sehari hari tinggal bersama dengan suami sirinya yaitu ARH yang saat ini tidak di ketahui keberadannya,” ungkap Made.

Terdapat barang milik korban yang hilang yaitu satu unit sepeda motor Suzuki Adres dengan Nopol B-6613-ZME berikut kunci kontak dan STNK. Kemudian handphone korban juga ikut hilang.

Belum diketahui mengenai kasus kematian DH ini. Polisi masih terus menggali keterangan saksi dan mengumpulkan bukti.

“Belum diketahui (penyebabnya), masih lidik,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *