DEPOK– Warga Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo, Kota Depok digegerkan dengan penemuan jasad seorang wanita di dalam rumah pada Sabtu (7/3/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Korban diketahui bernama Dwi Haryanti (56) yang ditemukan dalam kondisi tubuh sudah mengering hingga terlihat tulangnya.
Penemuan tersebut bermula ketika saksi Lolla Monika Alamanda bersama pacarnya Ricky Cahya Ramdani datang ke rumah korban di Jalan Damai Raya No. 51 RT 05/11, Kelurahan Meruyung, untuk membersihkan rumah tersebut. Keduanya tiba pada Jumat malam (6/3) sekitar pukul 23.00 WIB dan menginap di ruang tengah.
Keesokan paginya sekitar pukul 09.00 WIB, mereka mulai membersihkan bagian dalam rumah dengan membagi tugas. Lolla membersihkan dapur, sementara Ricky membersihkan ruang tengah dan kamar-kamar. Saat membersihkan kamar milik Lolla, Ricky berniat memasukkan tumpukan pakaian ke dalam kantong plastik.
Namun saat menyingkap karpet di atas tumpukan pakaian tersebut, Ricky terkejut karena melihat sepasang kaki manusia yang kondisinya sudah tinggal tulang dan kulitnya mengering. Ia kemudian langsung memberitahu Lolla.
Keduanya lalu melaporkan temuan tersebut kepada Ketua RT setempat, Sagian Safrudin, yang kemudian meneruskan laporan ke pihak kepolisian.
Petugas dari Polsek Cinere bersama tim identifikasi Polres Metro Depok segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mendata saksi-saksi, serta mengamankan barang bukti. Jenazah korban kemudian dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan autopsi.
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menemukan taburan bubuk kopi di tubuh korban yang berada di bawah tumpukan pakaian dan karpet. Selain itu, terdapat sejumlah barang milik korban yang dilaporkan hilang, di antaranya satu unit sepeda motor dan sebuah handphone.
Korban diketahui sehari-hari tinggal bersama suami sirinya yang bernama Ahmad Ronny Hasiholan. Namun saat jasad korban ditemukan, keberadaan pria tersebut tidak diketahui. Ketua RT setempat juga menyebut pasangan tersebut pernah memiliki riwayat pertengkaran dalam rumah tangga.
Polisi masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kematian korban dan mendalami kemungkinan adanya unsur tindak pidana dalam kasus tersebut.

