Thomas Cabut dari GIGI Setelah 30 Tahun, Bassist yang Pernah “Perang” dengan PDAM Depok

Thomas Cabut dari Gigi

DEPOK— Dunia musik Indonesia dikejutkan oleh pengumuman mengejutkan dari Thomas Ramdhan, bassist legendaris band GIGI. Melalui akun Instagram pribadinya @thomasramdhan, Minggu (12/4/2026), pria berusia 59 tahun itu menyatakan bahwa dirinya akan meninggalkan band yang telah ia besarkan selama lebih dari tiga dekade.

Thomas menyatakan bahwa 25 April 2026 kemungkinan menjadi hari terakhirnya bersama GIGI, disertai pesan emosional yang langsung viral: “Andai kamu temen baik jangan menusuk dari belakang. Buktikan kalau kamu temen sejati, paham???”

Unggahan tersebut memicu berbagai spekulasi soal adanya konflik internal di tubuh band asal Bandung itu. Frasa “menusuk dari belakang” dianggap mengindikasikan adanya ketegangan yang selama ini tersimpan rapat. Tak lama setelah viral, Thomas dilaporkan menghapus unggahan tersebut, namun tangkapan layarnya sudah terlanjur menyebar luas.

Para penggemar pun kaget, karena sebelumnya tidak ada sinyal ketegangan apapun, dan Thomas sendiri belum memberikan alasan resmi di balik keputusannya.

Bukan Kali Pertama Bersuara Lantang

Keberanian Thomas untuk angkat bicara di media sosial sebenarnya bukan hal baru. Pada November 2023, namanya sempat viral bukan karena musik, melainkan karena keluhannya terhadap layanan PDAM Tirta Asasta Kota Depok.

Menurut laporan Detik.com, Thomas baru menjadi pelanggan PDAM Tirta Asasta sejak Januari 2023. Tagihan awalnya hanya Rp88 ribu, masih wajar hingga bulan ke-5. Namun tiba-tiba di bulan ke-8 membengkak ke Rp664.000, lalu melonjak drastis ke Rp2.148.000 di bulan ke-9.

Thomas mengaku syok karena rumahnya hanya dihuni dua orang dan jarang ditempati lantaran GIGI kerap manggung ke luar kota. Ia merasa seperti diperas dan tidak mendapat jawaban memuaskan dari pihak PDAM.

Setelah komplain, petugas Tirta Asasta datang mengecek namun menyatakan tidak ada kebocoran jawaban yang tidak diterima begitu saja oleh Thomas. Kasus ini pun ramai dan akhirnya Direktur Utama PDAM Tirta Asasta, Muhammad Olik Abdul Holik, meminta maaf secara terbuka dan berjanji melakukan pengecekan ulang. Ternyata, torn air di rumah Thomas bocor dan mengalir begitu saja sehingga terjadi pembengkakan tagihan.

Pilar Tiga Dekade yang Akan Dirindukan

Sejak GIGI berdiri pada 1994, Thomas menjadi salah satu pilar utama band bersama Armand Maulana, Dewa Budjana, dan Gusti Hendy. Formasi ini dikenal sangat solid dan menjadi identitas utama GIGI selama puluhan tahun.

Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pihak band terkait kabar kepergian Thomas. Namun satu hal yang pasti — sosok bassist yang tak segan bersuara keras, baik soal dinamika internal band maupun soal tagihan air yang memberatkan warga Depok, akan meninggalkan jejak yang sulit tergantikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *