Pesta Wirausaha Depok 2026 Sukses Digelar, Hadirkan Kolaborasi Bisnis, Coaching, hingga Inspirasi untuk UMKM Naik Kelas

DEPOK– TDA Entrepreneur Community Depok sukses menyelenggarakan Pesta Wirausaha Depok 2026 pada 16–17 Mei 2026 di Atrium Pesona Square Mall Depok.

Mengusung tema “Future Entrepreneur. Dari Depok untuk Indonesia”, kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi, pembelajaran, dan pengembangan bisnis bagi para pelaku usaha, UMKM, komunitas, hingga masyarakat umum.

Selama dua hari pelaksanaan, Pesta Wirausaha Depok 2026 menghadirkan berbagai rangkaian acara mulai dari talkshow bisnis, workshop interaktif, coaching bisnis, business networking, expo UMKM, hingga sesi inspiratif bersama para praktisi dan tokoh nasional.

Ketua Panitia Pesta Wirausaha Depok 2026, Imam Jumawan mengatakan, kegiatan ini hadir untuk menjawab tantangan para pelaku usaha yang saat ini dituntut lebih adaptif menghadapi perubahan teknologi, pola pasar, hingga persaingan bisnis yang semakin dinamis.

“PWD 2026 bukan hanya event seminar atau bazar biasa. Kami ingin menghadirkan ruang belajar, ruang bertemu, dan ruang bertumbuh bagi para pelaku usaha agar punya mindset, strategi, dan keberanian untuk naik level,” katanya, Rabu (20/5/2026).

Hari pertama kegiatan dibuka dengan seremoni gunting pita yang dilakukan Bersama oleh Ibu Widyati Riyandani Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Depok, Mas Marchello Acquisition Business Manager Accurate, Perwakilan TDA Nasional, Ketua TDA Depok 8.0, serta Ketua PWD 2026. Acara dilanjut dengan diskusi panel bersama klub-klub TDA Depok yang membahas perkembangan komunitas dan peluang kolaborasi antar pelaku usaha.

Suasana opening ceremony semakin meriah dengan penampilan Sanggar Ayodya Pala melalui Tari Bajidor Kahot yang menjadi representasi budaya lokal Kota Depok.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan sesi “Road to PWN 2026”, sebagai pengenalan menuju event nasional Pesta Wirausaha Nasional yang akan diselenggarakan pada Juni 2026 mendatang.

Pada sesi Local Heroes, peserta mendapatkan insight bisnis kuliner bersama Izma Yuliansyah, Founder Dapur Bu Sastro, melalui materi “Rahasia Scaling Usaha Kuliner, Dari Dapur Rumahan ke Omset Ratusan Juta”.

Sementara itu, CEO Lima Andalan dan Co-Founder Bizniz.id, Baskoro Sukatmo membawakan materi mengenai resiliensi bisnis dan strategi menghadapi dinamika usaha yang terus berubah.

Tidak hanya materi seminar, peserta juga diajak mengikuti workshop baking bersama Lindawaty dari Dapur Lindawaty dengan tema “Demo Baking Nastar Malaysia”.

Dalam sesi ini peserta tidak hanya menyaksikan demo, tetapi juga terlibat langsung dalam proses pembuatan produk sehingga suasana workshop terasa lebih interaktif dan aplikatif.

Menjelang penutupan hari pertama, peserta mengikuti sesi “Board Game Keuangan” bersama Nexplus. Permainan simulasi bisnis ini dirancang untuk mengajarkan strategi pengelolaan perusahaan, pengaturan SDM, manajemen keuangan, hingga pengambilan keputusan bisnis secara menyenangkan dan mudah dipahami.

Selain sesi panggung utama, area expo UMKM juga menjadi salah satu daya tarik utama acara. Berbagai tenant kuliner, fashion, layanan kreatif, hingga komunitas bisnis turut meramaikan Pesta Wirausaha Depok 2026.

Memasuki hari kedua, acara dibuka dengan tausiyah bersama Ustadz Maulana yang bekerja sama dengan Sahabat Yatim. Selain memberikan motivasi spiritual, sesi ini juga menjadi bagian dari penggalangan donasi sosial untuk yayasan Sahabat Yatim.

Setelah itu, peserta mengikuti sesi Parade Coaching yang menghadirkan puluhan coach dan mentor bisnis dari berbagai lembaga profesional seperti Asia Coach, ABDSI, APCI, Armornesia, Gemantara, dan Komunitas OK OCE Forever.

Dalam sesi ini, peserta mendapatkan kesempatan konsultasi dan coaching bisnis secara langsung sesuai tantangan usaha yang sedang mereka hadapi.

PWD 2026 juga menghadirkan materi mengenai pentingnya pengelolaan keuangan bisnis bersama Nurul Ihsan dari FinSight dan Accurate.

Sementara Harlan Purwanto dari Harlan Institute membawakan materi bertajuk “Tinggalkan Urusan Teknis, Mulai Kerja Strategis” yang membahas pentingnya leadership, sistem, dan strategi dalam membangun bisnis yang sustainable.

Pada sesi Womenpreneur Talks, hadir Wiwin Supiyah dari Shaliha, Muri Handayani dari SBO, dan Komala Dewi dari Inner Salon Muslimah yang membahas bagaimana perempuan dapat tetap berkarya dan bertumbuh dalam bisnis tanpa meninggalkan peran keluarga.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Awarding Best Mentee KMB 2025 dan ditutup dengan perayaan HUT TDA Depok ke-17 yang berlangsung hangat dan penuh kebersamaan.

TDA Depok berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah nyata untuk memperkuat ekosistem entrepreneur lokal sekaligus membuka peluang kolaborasi antar pelaku usaha di Kota Depok dan sekitarnya.

“Kami berharap peserta pulang bukan hanya membawa ilmu, tapi juga semangat baru, relasi baru, dan keberanian untuk membangun bisnis yang lebih baik ke depannya,” kata Imam.

Pesta Wirausaha Depok 2026 mendapat dukungan dari berbagai sponsor, kolaborator, community partner, media partner, serta tenant expo.

Sponsor kegiatan terdiri dari Accurate, Dapur Bu Sastro, Prisma Event Solution, Pesona Square Mall Depok, Bank BTN, BPJS Ketenagakerjaan, BKP, JNE, serta Ajinomoto.

Kolaborator kegiatan meliputi Inner Salon, Ayodya Pala, Surya Printing, Komunitas OK OCE Forever, Gemantara, APCI, ABDSI, Asia Coach, Armornesia, Ciomy, Eka Hospital, Nexplus, Otprint, Harlan Institute, Dapur Lindawaty, FinSight, Bizniz.id, ALKO, Kode Hub, SBO, Shaliha, Sewatanaman.com, Yume, Ide Roti, Kanase, Rendang Den Lapeh, Lunaria Florist, dan 2D Coffee.

Community partner yang turut mendukung antara lain Mata Sinema, IPEMI, IKABENTO, IIBF, GENPRO, Jawara Depok, Asosiasi UMKM, Wepreneur, Komunitas Fashion Depok, Pasar Kopi Depok, Salimah, dan Klinik Pajak Vokasi UI.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *