DEPOK- Anggota DPR RI, Nuroji melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Depok. SPPG yang dikunjungi adalah SPPG Segi Antara di Kelurahan Limo, Depok.
Sidak dilakukan usai viralnya menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Mampang 1 Depok yang hanya menyajikan potongan kentang rebus, wortel rebus, kulit pangsit dan buah.
Nuroji melihat langsung proses produksi makanan yang disalurkan ke sejumlah sekolah. Menurutnya, SPPG Segi Antara sudah sesuai prosedur dan memenuhi standar Badan Gizi Nasional (BGN). Hanya saja dia menyarankan agar pengelola dapur membeli mesin pemanas untuk mensterilkan alat makan dan masak agar bebas dari bakteri.
“Mungkin nggak hanya lap saja, mungkin masih belum menjamin ini. Mungkin nanti masukkan saja kalau ada investasi lagi beli mesin yang langsung memanas sampai 120 derajat. Karena ada bakteri yang mungkin masih hidup di 100 derajat. Kita banyak kasus pencemaran dari bakteri ya, dari piring,” katanya, Rabu (8/10/2025).
Dia menekankan bahwa standar yang diterapkan di SPPG Segi Antara sudah sangat ketat dan memenuhi standar BGN. Mulai dari proses awal hingga lay out gedungnya sudah sangat sesuai kebersihannya. Dia mengatakan bahwa SPPG Segi Antara bisa dijadikan SPPG percontohan.
“Layak (dicontoh). Jadi kalau yang mau bikin ini bisa lihat ini bagus, layoutnya juga ya. Flow prosesnya juga. Ada saya pernah lihat satu ruangan berkumpul semua. Jadi itu taruh barang karung di sana, ini di sini, nah ini cukup bagus ya.Flow dan ruangan-ruangannya cukup bagus. Mudah-mudahan tetap bertahan seperti ini,” ujarnya.
Dia mengapresiasi SPPG Segi Antara karena memberikan asupan pelengkap berupa susu UHT setiap hari. Menurutnya, dapur lain bisa menyontoh dari SPPG Segi Antara.
“Proper. Wah cakep malah saya bilang. Ada buah, sayuran, sayuran juga ada hijau kuning tuh, susu. Nah susu tiap hari. Ada beberapa dapur belum sanggup ya susu tiap hari. Nah ini tiap hari. Mudah-mudahan bisa terus,” ungkapnya.
Sementara itu, pemilik SPPG Segi Antara, Irwansyah Iwen Chava mengatakan pihaknya selalu berupaya memenuhi kebutuhan gizi anak-anak dengan menu sesuai BGN. Bahkan, pihaknya selalu memberikan susu UHT dalam menunya setiap hari.
“Kami mengupayakan, selain karo, protein hewani dan protein nabati, serta vitamain dalam sayuran, kami juga selalu memberikan susu yang benar-benar susu 100 %, bukan minuman berperisa susu,” katanya.

