Respons Cepat Satuan Jibom Pasukan Gegana Korbrimob Polri, Sterilisasi Ancaman Bom di Depok

Pasukan Jibom sterilisasi sekolah diancam bom

DEPOK- Satuan Penjinak Bom (Sat Jibom) Pasukan Gegana Korbrimob Polri bergerak cepat menindaklanjuti adanya ancaman bom di wilayah hukum Polres Metro Depok, Selasa (23/12/2025).

Satu unit Jibom dengan empat personel turun langsung ke lokasi. Langkah ini merupakan bentuk respons cepat Korps Brimob Polri dalam menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat, khususnya di lingkungan fasilitas pendidikan.

Petugas melakukan sterilisasi sejumlah sekolah. Antara lain SMA Cakra Buana, SMAIT Nurrohman, SMA Bintara, SMA PGRI, SMA Budi Bhakti, SMA Arrahman, SMA Mawaddah, SMAN 6 Depok, SMAN 7 Depok, dan SMAN 4 Depok.

Proses sterilisasi dilakukan secara menyeluruh dengan menggunakan peralatan deteksi, proteksi, dan penjinakan standar Jibom, di antaranya metal detector, handheld mirror, X-Ray Vidisco, serta perlengkapan EOD.

Kegiatan sterilisasi berlangsung hingga pukul 00.05 WIB dan dilanjutkan dengan serah terima hasil pelaksanaan kepada pihak Polres Metro Depok pada pukul 00.15 WIB.

Berdasarkan hasil pemeriksaan di seluruh lokasi, tim memastikan tidak ditemukan benda atau barang mencurigakan yang mengarah pada bahan peledak maupun unsur bom. Situasi dinyatakan aman dan terkendali.

Kegiatan ini menegaskan kesiapsiagaan dan profesionalisme Satuan Jibom Pasukan Gegana Korps Brimob Polri dalam menghadapi potensi ancaman keamanan, sekaligus memberikan rasa aman dan kepercayaan kepada masyarakat.

Sementara itu, Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras membenarkan adanya ancaman bom yang dikirimkan seseorang ke sejumlah sekolah. Namun dipastikan tidak ada bom di sejumlah sekolah tersebut.

“Ancaman itu memang ada, tetapi kondisinya aman. Alhamdulillah sudah dicek oleh teman-teman dari Jibom, dari 10 sekolah sudah kita sterilisasi, tidak ada dan tidak terbukti. Sementara untuk hal tersebut masih dalam penyelidikan dari Satreskrim,” katanya, Jumat (26/12/2025).

Penyidik sudah meminta keterangan sejumlah saksi. Kasusnya masih didalami lebih lanjut.

“Ya sementara masih dalam penyelidikan Satreskrim,” pungkasnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *