Ini Lokasi untuk Main Padel with Lake View

DEPOK- Padel kini tengah menjadi olahraga yang digandrungi sejumlah kalangan, terutama anak muda. Olahraga ini sebenarnya sudah ada sejak tahun 1969 di Meksiko. Hanya saja di Indonesia, olahraga ini baru populer di tahun 2024.

Sejumlah lapangan padel pun banyak dibuat demi memenuhi tingginya permintaan peminat olahraga ini. Termasuk di Depok, olahraga ini pun menjadi salah satu yang diincar kalangan anak muda.

Dari sejumlah lapangan padel yang ada di Depok, Padelago menjadi satu yang menarik. Terletak di pinggir Jalan Juanda, Kecamatan Sukmajaya, venue ini memiliki pemandangan asri menghadap Situ Pengarengan.

Owner Padelago, Adrian Hazel Irawan mengatakan, saat ini olahraga padel sedang digandrungi anak muda, termasuk di Depok. Oleh karena itu ia ingin ada venue yang pas dan cocok dengan keinginan penggemar olahraga ini.

Venue Padelago berdiri di atas lahan seluas 4.000 meter persegi dengan lokasi strategis di Jalan Juanda, Depok. Aksesnya dekat dengan Tol Cijago dan daerah penyangga seperti Jakarta, Bekasi, Bogor, Cibubur serta Cinere.

Fasilitas yang disediakan pun dirasa sangat cocok bagi penggemar olahraga padel. Di sini tersedia toilet yang sangat bagus dengan amenities premium. Tersedia dua room toilet untuk pria dan wanita.

Tiap ruangan terdiri dari tiga ruang untuk mandi dan tiga ruang ganti baju. Di dalamnya tersedia juga 22 loker untuk menyimpan barang-barang pengunjung.

“Kami ada fasililtas utama yaitu toilet yang besar dan nyaman. Ini menjadi konsern kami agar pelanggan disini merasa nyaman. Kita push banget soal hal itu karena olahraga ini kan untuk marketnya menengah keatas, makanya kita menyediakan toilet yang sebagus mungkin supaya nyaman,” katanya.

Sejak soft opening beberapa bulan lalu, venue Padelago sudah ramai dikunjungi. Per hari pengunjung sudah di atas 13 jam. Padel Lago buka sejak pukul 06.00- 00.00 WIB setiap harinya.

Harga venue saat non peak hour adalah Rp 300 ribu/jam, sedangkan saat peak hour Rp 350 ribu yang dipesan secara online melalui aplikasi Courtside.

Di sini juga tersedia penyewaan alat seperti raket padel premium dengan harga Rp 80 ribu dan bola dibeli seharga Rp 135 ribu/ pax. Selain itu juga disediakan penyewaan handuk dengan harga Rp 30 ribu. Bagi pemula tak perlu khawatir karena di sini juga tersedia pelatih.

“Kami sarankan untuk booking online karena sudah full booked saat ini. Jumlah kunjungan sejak soft opening sampai sekarang sudah diatas 13 jam per hari. Biasanya ramai di week end pukul 09.00- 22.00 WIB,” katanya.

Tempat Nongkrong dengan Community Based

Tak hanya itu, di sini juga bisa dijadikan tempat nongkrong outdoor yang asri karena berada di samping Situ Pengarengan. Fasilitas seperti wifi, mushola dan perlengkapan alat sholat juga tersedia sehingga pengunjung bisa olahraga, kongkong dan ibadah.

“Padel ini olahraga gaul, jadi kita sediakan cafe supaya bisa langsung nongkrong habis olahraga. Ini yang menjadi keutamaan venue padel di sini karena ada Luna Coffe & Eatery. Saya ingin untuk membesarkan cafenya juga supaya bisa jadi tempat nongkrong yang nyaman setelah olahraga,” ujarnya.

Luna Coffe & Eatery menyediakan menu signature yaitu Kosuna atau Kopi Susu Luna. Untuk main course tersedia menu ala Western, Japanese dan Indonesia food serta menu untuk sarapan.

“Di sini ada kopi Kosuna sebagai signature. Sedangkan untuk makanan tersedia Western, Japanese dan Indonesian food. Japanese ini menjadi ciri khas Luna Cafe,” tukasnya.

Sebagai anak muda, Hazel ingin Depok punya tempat nongkrong sekaligus olahraga yang representatif. Itu yang menjadi alasan dirinya membuat venue padel di Depok.

Selain itu dia ingin meng-grab anak muda Depok dan pekerja supaya bisa menikmati suasana Depok yang fresh. Diharapkan Padel Lago dan The Luna Cafe bisa menjadi tempat nyaman bagi anak muda dan memperkuat community based.

“Kita mau grab anak muda, karena disini kan banyak kampus ya. Kemudian juga kita mau grab pekerja kantoran supaya setelah mereka kerja bisa refresh disini jadi community basednya hidup. Padel itu sebenarnya community based banget. Tanpa ada komunitas ini, padel ngga bisa hidup,” ucapnya.

Dengan letak yang strategis di Jalan Juanda, Padel Lago dan The Luna Cafe mampu menampung pengunjung hingga 300 orang.

Berada tepat di samping Situ Pengarengan pun menjadi keunggulan venue ini sehingga pengunjung bisa menikmati suasana lake view.

“Lokasi kita sangat bagus dan strategis. Dekat dengan pintu tol, ngga jauh dari Jakarta, Bogor, Cinere, Cibubur. Jadi, lokasi ini di tengah-tengah. Apalagi ini dekat dengan Situ Pengarengan, jadi bisa ngopi atau nongkrong with the lake view,” pungkasnya.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *