DEPOK24JAM, – Program Kartu Depok Sejahtera (KDS) yang dicanangkan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dipastikan tepat sasaran dan tidak tumpang tindih.
Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono memastikan KDS akan tepat sasaran dan tidak tumpang tindih dengan bantuan sosial (bansos) dari pusat maupun provinsi.
“Para koordinator kelurahan (korkel) bekerja sesuai aturan untuk melakukan verifikasi dan validasi data penerima KDS,” tutur Imam Budi Hartono dikutip DEPOK24JAM dari Republika.co.id, Rabu, 8 Juni 2022.
Imam menjelaskan, penerima program KDS yang dicanangkan pada era pemerintahannya merupakan warga prasejahtera yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteran Sosial (DTKS) dan diverifikasi berdasarkan parameter kemiskinan Kota Depok.
Lebih lanjut, menurut Imam, program KDS ini memprioritaskan warga miskin DTKS yang belum atau tidak mendapatkan bantuan dari pusat maupun provinsi.
“Tidak ada keluarga atau teman dekat korkel atau pejabat manapun yang tidak miskin bisa mendapatkan KDS. Tapi kalau yang bersangkutan warga miskin, maka layak dapat,” bebernya.
Dia menyebut bahwa program KDS tersebut kedepan akan meluncurkan aplikasi sehingga masyarakat bisa mengusulkan dirinya menjadi penerima KDS.
Namun, belum tentu semuanya diterima, karena yang diterima hanya yang lolos parameter kemiskinan Kota Depok.
“Ditambah lagi ada rekan-rekan korkel yang akan melakukan verifikasi faktual di lapangan,” ujarnya.

