Maling Motor di Depok Semakin Tak Terkendali

DEPOK24JAM– Kejahatan pencurian sepeda motor semakin menjadi-jadi di kota Depok. Beberapa kasus terbaru telah terjadi, menimbulkan kekhawatiran bagi para pemilik motor di wilayah tersebut. Dalam beberapa hari terakhir, DEPOK24JAM menerima laporan tentang serangkaian pencurian sepeda motor yang terjadi di berbagai lokasi.

Kasus pertama terjadi di Jl. Boulevard Grand Depok City No.13, Jatimulya, Kecamatan Cilodong, Kota Depok. Sepeda motor milik Andi Mulyadi yang diparkir di depan Toko Olla Shopping Depok menjadi target pencurian.

Kejadian ini terjadi pada Rabu, 7 Juni, pukul 00.20 WIB. Pemilik motor menyaksikan adiknya yang bekerja di toko tersebut. Biasanya, keberadaan satpam di depan toko memberikan keamanan yang memadai. Namun, saat satpam naik ke lantai atas, pencuri dengan cepat membobol motor menggunakan kunci T. Saat satpam turun, motor tersebut sudah hilang.

Meski motor tersebut dikunci stang dan lobang kunci ditutup, hal tersebut tidak menyulitkan aksi pencurian.

Kasus ketiga terjadi di Kp Sugutamu Warung Ucok Pa Hj Irwan. Khoirus Salim, pemilik sepeda motor, mengalami kejadian yang sama pada Senin, 5 Juni 2023, pukul 4.20.

Setelah baru pulang dari pasar sekitar pukul 4.10, ia memarkir motor di depan rumah untuk mandi dan pergi sholat di masjid. Namun, saat hendak pergi ke masjid, ia terkejut melihat motor sudah tidak ada. Meski motor tersebut dikunci stang dan lobang kunci ditutup, pencurian tetap terjadi. Pemilik motor telah melaporkan kasus ini kepada polisi.

Selain ketiga kasus di atas, terdapat juga laporan pencurian sepeda motor di dekat Stadion Merpati, Depok. Kejadian tersebut terjadi pada pukul setengah 6 pagi, Selasa, 6 Juni 2023.

Meski tidak ada kronologi lengkap yang disampaikan, kejadian ini menambah panjang daftar kasus pencurian sepeda motor yang menghantui warga Depok.

Kasus kelima pada subuh Rabu, 7 Juni. Kejadian ini terjadi di Mampang, GG.HJ Jumin. Seorang ibu bangun dari tidurnya saat mendengar suara benda jatuh di depan rumahnya. Dalam ketakutan, ia menyadari bahwa ada pencuri yang masuk ke halaman depan rumahnya.

Dua orang tersangka terlihat di lokasi, salah satunya sedang mengincar sepeda motor milik ibu tersebut, sementara yang lain sudah menunggangi motor siap untuk kabur. Beruntung, motor milik ibu tersebut masih aman, namun para pelaku meninggalkan barang bukti di lokasi kejadian.

Korban lain adalah Ismi, warga Cinere yang kehilangan sepeda motornya pada hari Rabu, 7 Juni 2023.

Menurut keterangan yang diberikan oleh Ismi, kejadian tersebut terjadi sekitar jam 13.30 di jalan Persahabatan Cinere, RT.03/02. Motor miliknya dengan plat nomor B 6838 ZSD terparkir di depan rumah sejak ia menjemput anaknya dari sekolah pada pukul 11.30. Namun, saat hendak berangkat kerja pada pukul 14.00, Ismi sadar bahwa motor sudah tidak ada.

Kronologi kejadian yang disampaikan oleh Ismi menyebutkan bahwa antara pukul 13.00 hingga 13.30, anaknya keluar masuk rumah beberapa kali untuk pergi ke warung. Pada saat itu, sepeda motor masih berada di depan rumah. Diduga, pencurian terjadi antara pukul 13.30 hingga 14.00 siang hari.

Kasus-kasus ini semakin memperlihatkan eskalasi masalah pencurian sepeda motor yang semakin tak terkendali di Depok. Para pemilik motor harus lebih waspada dan meningkatkan keamanan kendaraan mereka. Meskipun beberapa motor dikunci stang dan lobang kunci ditutup, tampaknya hal tersebut tidak menjadi hambatan bagi para pencuri yang semakin lihai dalam melancarkan aksi kejahatan mereka.

Warga Depok agar  diimbau untuk meningkatkan langkah-langkah keamanan, seperti menggunakan kunci gembok atau cakram yang dapat mempersulit aksi pencurian.

Kasus-kasus ini juga menjadi peringatan bagi masyarakat Depok dan wilayah sekitarnya untuk selalu waspada terhadap potensi tindakan kriminal. Kehati-hatian dan keamanan diri harus diutamakan, terutama dalam menjaga dan melindungi harta benda pribadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *