H-3 Lebaran, Jumlah Penumpang Whoosh Meningkat Hingga 20 Ribu Orang

DEPOK – PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat lonjakan jumlah penumpang Whoosh pada Jumat (28/3), atau H-3 Lebaran.

Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, mengungkapkan bahwa jumlah penumpang diperkirakan mencapai 18-20 ribu orang, meningkat dibandingkan hari sebelumnya yang berkisar di angka 16 ribu penumpang per hari.

“Selama masa angkutan Lebaran, jumlah penumpang Whoosh kami proyeksikan meningkat hingga 30%, atau sekitar 24 ribu penumpang per hari. Peningkatan volume puncak diperkirakan terjadi mulai 2 hingga 11 April,” ujar Eva dalam keterangan resminya.

KCIC telah menyiapkan 1.346 perjalanan Whoosh selama periode angkutan Lebaran 21 Maret–11 April 2025 dengan total kapasitas mencapai 808 ribu tempat duduk. Setiap harinya, terdapat 62 jadwal perjalanan dengan headway setiap 30 menit.

“Jumlah ini meningkat 20% dibandingkan angkutan Lebaran tahun lalu yang hanya 52 perjalanan per hari,” tambahnya.

Guna memastikan kelancaran dan keamanan perjalanan, KCIC menugaskan 530 petugas pengamanan yang terdiri dari personel internal KCIC, TNI, dan Polri, serta 50 petugas Passenger Service Mobile untuk membantu pelayanan penumpang di berbagai stasiun Whoosh.

Eva juga mengimbau para calon penumpang untuk segera melakukan pemesanan tiket melalui berbagai kanal online, seperti aplikasi Whoosh, website ticket.kcic.co.id, Access by KAI, Livin’ by Mandiri, BRImo, Wondr by BNI, Tiket.com, maupun secara offline di loket dan vending machine di stasiun.

“Dengan adanya peningkatan jumlah perjalanan dan fasilitas layanan yang kami sediakan, diharapkan perjalanan mudik dengan Whoosh tetap aman, nyaman, dan lancar bagi seluruh penumpang,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *