DEPOK– Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) menggelar Walk-in Interview untuk memfasilitasi para pencari kerja.
Walk-in Interview digelar di Gedung Parkir Lantai 8 Balai Depok pada Senin (20/4) mulai pukul 09.00 hingga 14.00 WIB.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Depok, Nessi Annisa Handari mengatakan, Walk-in Interview bertujuan untuk mempercepat penyerapan tenaga kerja.
“Tujuannya untuk memangkas jalur birokrasi rekrutmen yang panjang. Pencari kerja bisa langsung bertemu dan berinteraksi dengan tim HRD/rekrutmen,” katanya, Senin (20/4/2026).
Dengan adanya Walk-in Interview ini dapat memudahkan aksesibilitas dengan memberikan akses seluas-luasnya bagi warga Depok untuk mendapatkan pekerjaan tanpa harus terkendala jarak atau prosedur online yang kadang rumit bagi sebagian orang.
“Ini juga sebagai bentuk sinergi pemerintah dan swasta. Hal ini menunjukkan bahwa Pemkot Depok aktif menggandeng sektor swasta (PT SDM) untuk bersama-sama menyelesaikan masalah ketenagakerjaan,” ujarnya.
Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama PT Sumberdaya Dian Mandiri (PT SDM) yang membawa lowongan salah satunya dari tiga perusahaan besar.
Antara lain, PT Indomarco Adi Prima (Sektor Distribusi/Logistik), BRI (Sektor Perbankan) dan Bank Multiarta Sentosa / Bank MAS (Sektor Perbankan/Keuangan).
“Kami bekerjasama dengan PT Sumberdaya Dian Mandiri dalam kegiatan ini. Ada sejumlah perusahaan yang berpartisipasi,” tukasnya.
Antusias pencari kerja yang ikut kegiatan ini sangat tinggi. Tercatat ada 1.570 pendaftar yang datang.
“Didominasi oleh anak muda dari Generasi Z dan Milenial. Ini menunjukkan semangat luar biasa dari tenaga kerja produktif kita,” ungkapnya.
Nessi menuturkan, dari delapan posisi yang dibuka seperti IT Support, Admin, hingga Driver, diharapkan penyerapan dapat maksimal sesuai kebutuhan kuota dari masing-masing perusahaan mitra PT SDM.
“Bidang perusahaan yang ikut serta fokus pada dua sektor utama yang sedang berkembang pesat di Depok. Yaitu sektor distribusi & logistik. Ini menjawab kebutuhan jasa pengiriman dan pergudangan (seperti di Indomarco). Kemudian sektor perbankan & jasa keuangan. Ini untuk menjawab kebutuhan layanan profesional dan administrasi (seperti di BRI dan Bank MAS),” jelasnya.
Dengan adanya kegiatan ini diharapkan mampu menekan angka pengangguran terbuka di Kota Depok secara konsisten setiap tahunnya.
Ditegaskan bahwa target keberlanjutan adalah bukan hanya soal angka hari ini, tapi targetnya adalah membangun ekosistem.
“Kita ingin menciptakan pola di mana warga Depok mendapatkan prioritas untuk mengisi posisi-posisi strategis di perusahaan yang beroperasi di wilayah kita dan sekitarnya,” pungkasnya.

