DSFI Beri Klarifikasi ke BEI, Tegaskan Tidak Ada Informasi Material di Balik Volatilitas Saham

PT Dharma Samudera Fishing Ind. Tbk memberikan klarifikasi kepada BEI terkait volatilitas perdagangan saham DSFI

DEPOK24JAM– PT Dharma Samudera Fishing Ind. Tbk (DSFI) akhirnya memberikan penjelasan resmi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait pergerakan sahamnya yang mengalami volatilitas transaksi.

Melalui surat bernomor 086/DSFI-CS/VII/2026 tertanggal 13 Juli 2026, perusahaan perikanan tersebut menyatakan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat memengaruhi harga maupun nilai saham perseroan.

BEI Minta Klarifikasi atas Pergerakan Saham DSFI

Permintaan penjelasan tersebut disampaikan BEI melalui surat nomor S-08184/BEI.PP3/07-2026.

Sebagai bagian dari mekanisme pengawasan pasar modal, BEI secara berkala meminta klarifikasi kepada emiten yang mengalami pergerakan harga atau aktivitas perdagangan saham yang tidak biasa.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak terdapat informasi material yang belum disampaikan kepada publik maupun potensi penyalahgunaan informasi non-publik (insider trading).

DSFI Klaim Tidak Ada Fakta Material yang Memengaruhi Saham

Dalam jawabannya kepada bursa, Dharma Samudera Fishing menyampaikan bahwa perseroan tidak memiliki informasi atau fakta material yang dapat memengaruhi nilai efek sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 31/POJK.04/2015 tentang Keterbukaan Informasi atau Fakta Material oleh Emiten atau Perusahaan Publik.

Perusahaan yang berkantor di Jalan Laksama RE Martadinata I Volker Industri Nomor 2, Tanjung Priok, Jakarta tersebut memberikan jawaban serupa atas pertanyaan lain yang diajukan BEI terkait keterbukaan informasi.

Tidak Ada Aktivitas Pemegang Saham Tertentu

Terkait aktivitas kepemilikan saham, DSFI juga menyatakan tidak mengetahui adanya transaksi atau tindakan dari pemegang saham tertentu yang berkaitan dengan perubahan kepemilikan saham maupun aktivitas menjaminkan saham.

Hal tersebut merujuk pada ketentuan POJK Nomor 4 Tahun 2024 yang mengatur kewajiban pelaporan perubahan kepemilikan saham serta aktivitas terkait saham oleh pihak tertentu.

Belum Ada Rencana Aksi Korporasi dalam Waktu Dekat

Selain itu, Dharma Samudera Fishing menegaskan belum memiliki rencana untuk melakukan aksi korporasi dalam waktu dekat.

Perseroan menyebut tidak terdapat rencana dalam tiga bulan ke depan yang berpotensi memengaruhi pencatatan saham di bursa.

Beberapa aksi korporasi yang dimaksud antara lain:

  • Penerbitan saham baru (right issue).
  • Merger atau akuisisi.
  • Pembagian dividen.
  • Pemecahan saham (stock split).
  • Penghapusan pencatatan saham (delisting).

Tidak Ada Informasi Penting yang Belum Dipublikasikan

Manajemen DSFI juga memastikan tidak terdapat informasi maupun kejadian penting lainnya yang bersifat material dan belum disampaikan kepada publik hingga surat klarifikasi tersebut diterbitkan.

Perusahaan menyatakan seluruh informasi penting yang wajib diketahui investor telah mengikuti ketentuan keterbukaan informasi pasar modal.

Pemegang Saham Utama Belum Memiliki Rencana Perubahan

Mengenai rencana pemegang saham utama dan pengendali, perseroan menyebutkan bahwa berdasarkan informasi yang dimiliki saat ini, belum terdapat rencana tertentu terkait kepemilikan saham mereka di Dharma Samudera Fishing.

Surat klarifikasi tersebut ditandatangani oleh Saut Marbun selaku Corporate Secretary Dharma Samudera Fishing Ind. Tbk dan diunggai BEI pada 13 Juli 2026 pukul 08.26 waktu setempat.

BEI Jaga Transparansi Perdagangan Saham

Permintaan klarifikasi terhadap emiten merupakan bagian dari sistem pengawasan pasar modal untuk menjaga transparansi dan integritas perdagangan saham.

Melalui mekanisme tersebut, BEI memastikan setiap pergerakan harga saham yang signifikan memiliki dasar informasi yang jelas serta mencegah adanya keuntungan yang diperoleh dari informasi yang belum tersedia bagi publik.

Hingga saat ini, DSFI menegaskan bahwa volatilitas sahamnya tidak berkaitan dengan informasi material maupun rencana aksi korporasi tertentu dari perusahaan.

DSFI Ekspor Beragam Produk Hasil Laut ke Pasar Global

Di luar klarifikasi terkait pergerakan saham, PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk (DSFI) merupakan perusahaan pengolah dan eksportir produk makanan laut yang telah beroperasi sejak 1973. Perseroan mengelola dua pabrik di Jakarta dan Kendari dengan pasar ekspor yang menjangkau lebih dari 20 negara di lima benua.

DSFI memproduksi berbagai hasil laut bernilai tambah, mulai dari tuna, gurita, kakap merah, kerapu, lemadang (mahi-mahi), tenggiri, gabus laut, ikan kakatua, kuniran, hingga berbagai jenis cumi-cumi, sotong, lobster kipas, bandeng, dan produk fillet ikan lainnya. Perusahaan juga menawarkan berbagai bentuk olahan seperti loin, steak, chunk, saku, medallion, hingga produk utuh yang telah dibersihkan sesuai kebutuhan pasar ekspor.

Melalui bisnis pengolahan makanan laut tersebut, DSFI menempatkan dirinya sebagai salah satu eksportir produk perikanan Indonesia yang melayani kebutuhan pelanggan internasional dengan standar kualitas dan sertifikasi yang berlaku di berbagai negara tujuan ekspor.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *