CIBINONG– Wujud nyata kemanunggalan Polri dengan elemen pemuda kembali terlihat dalam aksi kepedulian sosial lintas pulau.
Kepolisian Resor Bogor secara resmi menerjunkan tim relawan dari Komunitas Polisi Baik Polres Bogor untuk berkolaborasi dengan perwakilan Mahasiswa asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang menempuh pendidikan di Bogor.
Bersama-sama, mereka menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp100 juta bagi warga terdampak bencana alam di Kelurahan Tanarata, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur, NTT.
Donasi tersebut merupakan hasil penggalangan dana secara swadaya dari seluruh jajaran personel Mapolres hingga Polsek se-Kabupaten Bogor.
Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, tiga personel Komunitas Polisi Baik Polres Bogor diberangkatkan langsung ke lokasi dropping bantuan di Kelurahan Tanarata.
Mereka mendampingi perwakilan mahasiswa NTT yang berperan sebagai jembatan komunikasi dengan warga setempat.
Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto mengapresiasi kolaborasi yang terjalin. Ia menegaskan aksi bersama ini membuktikan Polri senantiasa merangkul pemuda dan mahasiswa sebagai agen kebaikan.
“Ini menjadi bukti bahwa kepolisian selalu hadir bersama masyarakat dan merangkul pemuda serta mahasiswa untuk menjadi pembawa solusi bagi duka masyarakat yang membutuhkan,” katanya, Rabu (26/8/2026).
Langkah kolaboratif ini juga mendapat apresiasi dari perwakilan mahasiswa NTT di Bogor, Tri Rahman yang turut mengawal penyaluran bantuan.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolres Bogor dan seluruh jajaran. Pelibatan kami Mahasiswa NTT yang ada di Bogor bersama tim Komunitas Polisi Baik Polres Bogor dalam mengawal bantuan Rp100 juta ini sangat berkesan. Bantuan ini sungguh berarti bagi saudara-saudara kami di Kelurahan Tanarata, Manggarai Timur,” kata Rahman.
Melalui sinergi ini, Polres Bogor berharap bantuan kemanusiaan dapat mempercepat proses pemulihan sosial-ekonomi masyarakat di Kecamatan Kota Komba. Sekaligus, kegiatan ini diharapkan mempererat tali persaudaraan kebangsaan antar elemen masyarakat di tengah kebhinekaan.

