Jangan Sepelekan Perubahan di Rongga Mulut, Ternyata Bisa Berpotensi Jadi Kanker

DEPOK– Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (FKG UI) melalui Departemen Ilmu Kesehatan Gigi Masyarakat dan Pencegahan (IKGMP) memberikan edukkasi mengenai kesehatan gigi dan mulut.

Edukasi diberikan pada kader Posyandu di Kecamatan Pancoran Mas. Edukasi ini penting diberikan karena saat ini masih banyak yang belum sadar untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut.

Banyak yang menganggap kelainan dan perubahan pada rongga mulut sebagai hal yang biasa. Ternyata jika dibiarkan, kondisi ini bisa menjadi pemicu terjadinya kanker mulut.

Jika ditemukan luka yang tidak kunjung sembuh di mulut, bercak, benjolan, atau perubahan warna jaringan jangan dianggap sebagai kondisi biasa. Perubahan tersebut patut diwaspadai dan ditindaklanjuti.

Melalui pelatihan program ‘Buku Saku Cerdas: Cermati dan Deteksi Dini Kanker Mulut’, diharapkan masyarakat dapat lebih meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kesehatan gigi mulut.

Pelatihan tahap pertama dilaksanakan pada Kamis (24/9) di Aula Puskesmas Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, dan diikuti 30 kader kesehatan yang ditunjuk oleh Dinas Kesehatan Kota Depok.

Para kader dibekali pengetahuan untuk mengenali berbagai perubahan pada rongga mulut yang perlu dicermati serta langkah yang dapat dilakukan ketika ditemukan kondisi yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.

Ketua Departemen IKGMP FKG UI, Prof. Risqa Rina Darwita mengatakan, kader memiliki posisi strategis karena berinteraksi langsung dengan masyarakat.

“Melalui pelatihan ini kami ingin membekali kader dengan pengetahuan yang sederhana, mudah dipahami, dan dapat diterapkan ketika berinteraksi dengan masyarakat. Dengan demikian, kader dapat membantu meningkatkan kepekaan masyarakat terhadap perubahan pada rongga mulut dan mendorong pemeriksaan lebih lanjut apabila diperlukan,” katanya, Kamis (24/9/2026).

Turut bergabung dalam kegiatan tersebut drg. Melissa Adiatman, drg. Iwany Amalliah Badruddin, drg. Silvia Vera Indrawati, dan drg. Ivana Abigayl. Mereka memberikan pembekalan kepada para kader mengenai kanker mulut dan berbagai perubahan pada rongga mulut yang perlu mendapat perhatian.

Dekan FKG UI, Prof. drg. Lisa Rinanda Amir menyampaikan, bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam menghadirkan pengetahuan yang dapat diterapkan secara langsung.

“Melalui kegiatan ini, FKG UI berupaya menghadirkan pengetahuan dan keterampilan yang dapat diterapkan secara langsung di tengah masyarakat. Dengan membekali kader mengenai deteksi dini kanker mulut, kami berharap semakin banyak masyarakat yang memiliki kesadaran untuk mencermati perubahan pada rongga mulut dan segera mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut apabila menemukan kondisi yang memerlukan perhatian,” katanya.

Program ‘Buku Saku Cerdas’ dilaksanakan dalam dua tahap. Setelah pelatihan, pada Oktober 2026 para kader akan menerapkan pengetahuan yang diperoleh melalui pemeriksaan mandiri kepada pengunjung atau pasien ditujuh posyandu dengan target 70 orang. Pelaksanaan kegiatan merupakan kolaborasi FKG UI dengan Dinas Kesehatan Kota Depok.

Melalui program ini, FKG UI mendorong penguatan peran kader sebagai penghubung antara tenaga kesehatan dan masyarakat untuk memperluas edukasi serta mendukung deteksi dini kanker mulut, khususnya di wilayah Kota Depok.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *