Disnaker Depok Sebut Keuangan Hotel Bumi Wiyata Tidak Sehat

Kepala Disnaker Kota Depok, Nessi Anisa Handari

DEPOK– Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Depok, Nessi Annisa Handari, mengatakan bahwa kondisi finansial Hotel Bumi Wiyata Depok memang sedang tidak sehat. Diduga hal itu yang menjadi pemicu belum dibayarnya gaji pekerja hingga berbulan-bulan.

“Ya, informasi yang kami dapatkan memang kondisinya sedang tidak sehat, gitu,” katanya, Selasa (14/7/2026).

Namun Nessi tidak dapat memastikan apakah kondisi keuangan manajemen dalam kondisi pailit atau tidak.

“Kalau pailit saya belum bisa menyampaikan, tapi memang kondisinya memang sedang tidak baik-baik saja untuk bisa membayarkan,” ujarnya.

Kendati demikian, kata Nessi, perusahaan tetap dapat menjadikan hak pekerja sebagai prioritas yang harus dituntaskan. Perusahaan harus tetap membayar gaji pekerja yang belum diselesaikan.

“Tetapi kami tentunya merasa bahwa kondisi yang dialami oleh teman-teman pekerja ini kan memang sudah luar biasa. Kami harapkan sih sebenarnya ada semacam kepastian lah untuk bisa dibayarkan, walaupun misalnya hanya sebulan, dua bulan gitu, dan nanti dilakukan yang lainnya secara bertahap,” tukasnya.

Nessi menuturkan, gaji tersebut merupakan harapan pekerja Hotel Bumi Wiyata Depok, Karena mereka memerluka biaya untuk pendidikan anak-anak.

“Apalagi di bulan ini mungkin teman-teman pekerja ada yang menyekolahkan anaknya dan lain sebagainya, sehingga harapan kami mudah-mudahan ini menjadi sebuah prioritas lah untuk bisa membayarkan, walaupun tidak secara keseluruhan,” ucapnya.

Hari ini pekerja Hotel Bumi Wiyata Depok dijadwalkan bertemu dengan manajemen PT AJB Bumiputera. Pertemuan tersebut dilakukan untuk menyelesaikan persoalan mengenai gaji pekerja yang belum dibayarkan berbulan-bulan.

“Hari ini yang jelas, ini kan salah salah satu keinginan para pekerja kan bertemu dengan pimpinan pusat, dan memang jalan terbaik dalam sebuah perselisihan ini adalah komunikasi. Jadi ini sebenarnya harapan kami nanti solusi yang nanti mungkin akan disepakati, mudah-mudahan nanti bisa disepakati, itu untuk bisa memberikan kebaikan bagi pekerja, juga kebaikan bagi perusahaan,” katanya.

Dikatakan Nessi, pihaknya sudah mengetahui mengenai perihal belum digajinya karyawan. Laporan tersebut diterima pihaknya beberapa hari lalu.

“Mulai dari proses kemarin mereka mogok kerja, itu juga sudah dilaporkan kepada kami. Dan yang kami lakukan adalah melakukan komunikasi dengan pihak manajemen Hotel Bumi Wiyata Depok,” ujarnya.

Sebelumnya telah terjadi pertemuan namun dead lock. Akhirnya pihaknya memanggil pimpinan PT AJB Bumiputera agar bisa berkomunikasi dan memecahkan persoalan yang terjadi.

“Memang pada saat itu diwakili oleh lawyer mereka dan memang hal-hal yang menjadi harapan kami, tentunya harapan teman-teman pekerja, misalnya dibayarkan secara bertahap upah yang memang saat ini belum mereka terima, informasinya selama 6 bulan. Ini kita harapkan untuk menjadi prioritas bagi pimpinan di PT AJB untuk bisa diberikan kepada pekerja,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *