Minggu, 8 November 2026 Berita Depok 24 jam, dari warga untuk warga Instagram @depok24jam
Berita

Seskab Teddy Spill Soal Rencana Pengembangan Kawasan Monas hingga Revitalisasi Stasiun Gambir, Ini yang Dibahas Dirut KAI dengan Presiden

Seskab Teddy Spill Soal Rencana Pengembangan Kawasan Monas hingga Revitalisasi Stasiun Gambir, Ini yang Dibahas Dirut KAI dengan Presiden

JAKARTA– Sejak dibangun tahun 1970-an, Stasiun Gambir belum pernah direnovasi hingga saat ini.

Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan agar dilakukan renovasi terhadap stasiun tersebut. Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya.

BACA JUGA: Dapat Instruksi Presiden, Seskab Teddy Distribusikan 253 Ton Bantuan ke NTT

Mengenai rencana tersebut, Presiden telah memanggil Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidin ke Istana Negara pada Kamis (5/11).
`
Teddy dalam keterangannya mengatakan, dalam pertemuan tersebut membahas sejumalh rencana pembangunan infrastruktur transpostasi dan fasilitas publik, baik di Jakarta maupun Bali.

“Dalam pertemuan tersebut, Bapak Presiden memberikan sejumlah arahan terkait revitalisasi kawasan Monas dan pembangunan layanan kereta api di Bali,” katanya seperti dikutip, Jumat (6/11/2026).

Teddy menuturkan bahwa salah satu arahan Presiden adalah melakukan revitalisasi Stasiun Gambir yang berdiri sejak era 1970-an dan belum pernah direnovasi.

BACA JUGA: Di Tengah Kesibukan, Seskab Teddy Indra Wijaya Hadiri Sertijab Komandan Batalyon Rekan Seangkatan

“Revitalisasi Stasiun Gambir yang sejak 1970-an belum pernah direnovasi. Stasiun Gambir diharapkan bisa menjadi pusat stasiun nasional sekaligus kawasan hiburan, wisata, dan rekreasi keluarga di jantung Ibu Kota,” ujarnya.

Presiden juga menginginkan agar revitalisasi kawasan Monas supaya menjadi nyaman dan indah. Selain itu juga diharapkan kawasan tersebut juga menjadi tempat edukasi bagi masyarakat.

Kemudian, Presiden ingin pembangunan Museum Agung Nasional atau Grand National Museum di kawasan Monas.

“Setelah selesainya revitalisasi di Galeri Nasional dan Museum Gajah, Bapak Presiden ingin Indonesia memiliki museum berskal besar yang menjadi pusat sejarah, pendidikan, hiburan, dan rekreasi, khususnya bagi pelajar dan generasi muda,” ungkapnya.

Di sektor transportasi, Presiden memberikan arahan untuk memulai pembangunan layanan kereta api di Bali.

“Pada tahap awal, jalur tersebut direncanakan menghubungkan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dengan sejumlah kawasan wisata, mulai dari Kuta, Legian, Seminyak, hingga Cangu, serta kawasan di wilayan utara,” tukasnya.

Seskab Teddy menegaskan, berbagai rencana pengembangan tersebut merupakan bagian dari keinginan Presiden untuk menghadirkan fasilitas publik yang lebih baik dan menjadi kebanggan nasional.

“Bapak Presiden berkeinginan aagr revitalisasi kawasan Monas, Stasiun Gambir, pembangunan Grand Museum, serta pengembangan layanan kereta api di Bali tidak hanya menghadirkan fasilitas publik yang lebih baik, tapi juga menjadi nation pride atau kebanggan nasional,” pungkasnya.

 

#Dirut KAI#Istana Negara

Tulis komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *