Kamis, 5 November 2026 Berita Depok 24 jam, dari warga untuk warga Instagram @depok24jam
Berita

Peneliti UI Ajak Mahasiswi Terapkan Gaya Hidup Sehat dengan Menggunakan Pembalut Kain

Peneliti UI Ajak Mahasiswi Terapkan Gaya Hidup Sehat dengan Menggunakan Pembalut Kain

DEPOK– Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK UI) memberikan edukasi pada kaum wanita untuk menggunakan pembalut kain.

Tim melakukan edukasi dalam kegiatan Pengabdian Masyarakat Skema Penugasan UI Tahun 2026. Edukasi yang diberikan mengenai menjaga kesehatan selama menstruasi dengan pembalut kain dan gaya hidup minim sampah dengan penggunaan pembalut kain.

BACA JUGA: Kementrian Lingkungan Hidup Terbangkan Drone Termal dan Mobil Pemantau Udara di TPA Cipayung, Ini Fungsinya

Acara yang berlangsung di Kampus UI Depok ini diikuti oleh 50 mahasiswi. Narasumber yang hadir adalah para dosen FIK UI yaitu Imami Nur Rachmawati dan Titin Ungsianik.

Kegiatan ini juga didukung oleh para mahasiswa dan mahasiswi UI sebagai fasilitator, yang terdiri dari Ns. Lauran Juliana, Ns. Sitta Diani Ficara, Kinanti Sabrina Asih, Kamilia Putri Jihan, dan Ahmad Suwandi M.

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran dan keterampilan para mahasiswi dalam menjaga kesehatan selama menstruasi, menggunakan dan merawat pembalut kain, serta mengkampanyekan gaya hidup sehat dan ramah lingkungan,” kata Titin, Selasa (3/11/2026).

BACA JUGA: Tirta Asasta Depok Ajak Pelanggan Beralih ke Layanan Digital Melalui Aplikasi ASASTAKu

Selain menyimak materi yang disampaikan oleh para narasumber, para mahasiswi juga diajak untuk mencoba menggunakan pembalut kain.

Satu bulan kemudian, Tim Pengabdian Masyarakat FIK UI akan mengevaluasi pengalaman para mahasiswi dalam menggunakan pembalut kain.

Apabila para mahasiswi merasakan pengalaman yang positif dalam penggunaan pembalut kain, diharapkan mereka akan menularkan pengalaman positif tersebut kepada keluarga dan teman-temannya.

Dengan demikian, semakin banyak perempuan yang menggunakan pembalut kain sehingga meminimalkan limbah pembalut sekali pakai.

“Seperti diketahui, limbah pembalut sekali pakai termasuk sampah residu yang tidak dapat didaur ulang dan butuh ratusan tahun untuk terurai di tanah,” ujarnya.

Selain mencemari lingkungan, pembuangan pembalut secara sembarangan juga berpotensi meningkatkan risiko penularan penyakit menular, seperti HIV dan hepatitis.

“Selain itu, sampah pembalut sekali pakai yang dibakar berisiko menghasilkan gas yang bersifat karsinogen. Oleh karena itu, pembalut kain dapat menjadi solusi alternatif yang lebih ramah lingkungan, ekonomis, sekaligus mendukung kesehatan reproduksi perempuan,” tukasnya.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan pemeriksaan kadar hemoglobin. Kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi yang terdiri dari 2 topik, yakni Menjaga Kesehatan Selama Menstruasi dengan Pembalut Kain dan Gaya Hidup Minim Sampah dengan Penggunaan Pembalut Kain.

Seluruh materi disampaikan dengan metode interaktif yang mendorong antusiasme dan partisipasi aktif para mahasiswi. Selanjutnya, para mahasiswi diberikan tantangan untuk membuat video edukasi singkat yang dipublikasikan di media sosial.

Video-video edukasi yang dibuat dan dipublikasikan oleh para mahasiswi tersebut merupakan salah satu bentuk kampanye kesehatan, sehingga pesan tentang kesehatan reproduksi dan pelestarian lingkungan dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas.

Beji#FIK UI#pembalut kain

Tulis komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *