Covid-19 di Depok Meningkat dari Klaster PTMT, Seluruh Satuan Pendidikan di Pancoran Mas Dihentikan Sementara

11

DEPOK24JAM,- Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana menegaskan untuk seluruh sekolah di Kecamatan Pancoran Mas melaksanakan Belajar Dari Rumah (BDR).

Kebijakan ini berlaku untuk seluruh jenjang pendidikan mulai dari PAUD hingga SMA dan sederajat. Hal ini karena Pemerintah Kota Depok tengah menghentikan secara terbatas Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) lantaran naiknya kasus positif Covid-19 dari klaster PTMT.

“Bagi seluruh satuan pendidikan di wilayah Pancoran Mas seluruhnya dihentikan sementara sejak 19- 29 November. Kita mengikuti alur masa PPKM level 2 yang saat ini berada di Depok,” ungkap Dadang Wihana, Kamis, 18 November 2021.

Pemkot Depok mengizinkan siswa SMP dan SMA di luar Kecamatan Pancoran Mas  melakukan PTMT dengan syarat siswa jenjang tersebut sudah vaksin.  Sedangkan untuk tingkat PAUD dan sekolah dasar tetap menjalankan kegiatan BDR.

“Bagi siswa TK, PAUD, SD, RA dan SMP-SMA yag belum vaksin, di seluruh Kota Depok seluruhnya melaksanakan BDR atau online kembali sejak 19 hingga 29 November,” bebernya.

Pemkot Depok menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 8.02/648/SATGAS/2021 tentang Penghentian Sementara Secara Terbatas Pada Penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) karena ditemukan penambahan kasus cukup tinggi semenjak sebulan terakhir.

“Kemarin (Rabu, 17 November 2021) terdapat penambahan kasus covid baru di Depok 105 kasus. Penambahan ini merupakan yang tertinggi. Biasanya di bawah 20 di bawah 10 kasus per hari,” ujarnya.

Hasil dari penelusuran terhadap temuan kasus ini, Dadang menyebut ternyata 80 persennya dari 105 kasus tersebut berasal dari klaster PTMT.

“Ini kami sebut sebagai klaster PTMT karena banyak penularan antar siswa di sekolah setelah SOP kami jalankan. Terutama setelah Puskesmas melakukan tracing dan testing terhadap yang kontak erat di sekolah-sekolah,” ucap Dadang.

Sebagai langkah pencegahan meluasnya penyebaran maka langsung diambil kebijakan penghentian terbatas PTMT. Hal itu kata Dadang merupakan upaya menjamin keselamatan anak dan mengendalikan penularan Covid-19 pada klaster PTMT.

“Ini ikhtiar kita dari Pemkot depok. Kepada seluruh warga, kami mohon izin dan mohon maaf demi keselamatan kita bersama,” pungkasnya.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

depok24jam