DEPOK24JAM- Pengamat BUMN Herry Gunawan menyarankan Danantara memanfaatkan program talent pool yang sudah berjalan di BUMN untuk mencari kandidat pemimpin badan usaha milik negara dan anak usahanya. Program ini telah menghasilkan sumber daya manusia (SDM) berkualitas dengan talenta untuk memimpin BUMN.
Herry menilai prioritas sebaiknya diberikan kepada talenta dari talent pool daripada mencari kandidat baru dari luar. Mereka adalah SDM terlatih dan berpengalaman yang siap menghadapi restrukturisasi BUMN yang sedang berlangsung.
Integrasi AI Talent Factory dengan Talent Pool BUMN
Kementerian Komunikasi dan Digital bersama Badan Pengelola BUMN menyiapkan jalur karier bagi talenta kecerdasan artifisial (AI) melalui integrasi AI Talent Factory dengan AI Talent Pool BUMN. Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menyatakan AI Talent Factory dirancang untuk menghasilkan talenta yang mampu menyelesaikan persoalan riil di sektor industri.
Kolaborasi ini membuka peluang bagi lulusan AI Talent Factory untuk terlibat dalam pengembangan solusi AI di perusahaan BUMN. Integrasi tersebut menghubungkan pengembangan talenta dengan kebutuhan nyata industri, bukan sekadar percobaan.
Menjawab Kesenjangan Talenta Digital Nasional
AI Talent Factory dikembangkan untuk menjawab kesenjangan talenta digital nasional melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pusat keunggulan (center of excellence), dan perusahaan teknologi. Program ini bertujuan memberikan solusi konkret terhadap kebutuhan industri.
Dengan pendekatan tersebut, Danantara dapat mengoptimalkan pengembangan SDM berkualitas yang siap berkontribusi pada transformasi digital BUMN dan penyelesaian tantangan industri nyata.
Sumber:

