Wakil Menteri: AI Tidak Hapus Lapangan Kerja, Justru Ciptakan Profesi Baru

Ilustrasi risiko utang dan leverage PT Remala Abadi Tbk setelah pembiayaan Rp150 miliar

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar menegaskan bahwa teknologi kecerdasan artifisial (AI) tidak akan menghilangkan lapangan kerja yang ada saat ini. Sebaliknya, kehadiran AI justru membuka peluang bagi lahirnya profesi-profesi baru yang belum pernah ada sebelumnya.

Pernyataan tersebut disampaikan Irene dalam acara peluncuran Google AI Economic Impact Report di Jakarta, Kamis. Ia menekankan bahwa alih-alih menjadi ancaman, AI akan menciptakan ekosistem pekerjaan yang lebih beragam.

“AI tidak akan menggantikan pekerjaan, tetapi AI akan menciptakan pekerjaan-pekerjaan baru yang belum pernah ada sebelumnya,” kata Irene.

Prompt Engineer: Profesi Masa Depan

Irene mencontohkan salah satu profesi baru yang kini mulai banyak dibutuhkan, yaitu prompt engineer. Menariknya, profesi ini tidak mensyaratkan gelar sarjana, melainkan kemampuan spesifik dalam menyusun instruksi atau prompt yang jelas agar AI dapat bekerja sesuai kebutuhan penggunanya.

Dengan berkembangnya teknologi AI, peluang karir di bidang ini terus meningkat seiring dengan meningkatnya permintaan industri terhadap profesional yang mampu memanfaatkan teknologi secara optimal.

Sumber:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *