Selasa, 27 Oktober 2026 Berita Depok 24 jam, dari warga untuk warga Instagram @depok24jam
Berita

Warga Depok Bakar Kartu ATM Bank Mandiri di Pusat Keramaian Jalan Margonda

Warga Depok Bakar Kartu ATM Bank Mandiri di Pusat Keramaian Jalan Margonda
Warga Depok bakar kartu ATM Bank Mandiri

DEPOK- Dukungan terhadap Supriyono alias Mas Botok mengalir dari berbagai pihak, salah satunya dari warga Kota Depok. Siang tadi, sejumlah warga Depok melakukan aksi damai dengan membakar kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di simpang Jalan Margonda- Jalan Arif Rahman Hakim.

Pembakaran kartu tersebut sebagai bentuk protes atas pemblokiran rekening Mas Botok selaku Koodinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB).

BACA JUGA: Dukung Revitalisasi Penghijauan, RS Puri Cinere Serahkan Pohon Tabebuya ke Pemkot Depok

Koordinator aksi, Kasno mengatakan pihaknya mendukung permohonan ataupun usulan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kepada DPR RI untuk segera mengesahkan RUU Perampasan Aset.

“Selain itu pihaknya juga mendukung warga masyarakat, khususnya Mas Botok dan kawan-kawan yang sudah jauh-jauh dari Pati untuk mendukung aksi unjuk rasa pengesahan RUU Perampasan Aset,” katanya, Selasa (25/8/2026).

Mengenai pembakaran kartu ATM Bank Mandiri yang dilakukan, Kasno mengatakan itu adalah bentuk protes terhadap pemblokiran rekening milik Mas Botok.

BACA JUGA: Warga Depok Padati Pesona Square Saksikan Final FIFA ASEAN Cup 2026

“Dan begitu juga kami protes terhadap Bank Mandiri yang mana patut diduga sudah memblokir rekening yaitu Mas Botok dan kawan-kawan. Terlepas apa pun itu aparat, toh ada regulasinya. Seharusnya tidak itu yang dilakukan. Tetapi setidak-tidaknya dia harus izin dulu kepada pemilik rekening yaitu Mas Botok,” ujarnya.

Menurutnya, pemblokiran rekening harus meminta persetujuan pemilik. Pemblokiran tersebut menurutnya sangat keterlaluan.

“Tetapi pada faktanya bahwa tanpa ada pembicaraan ataupun permohonan dari pihak Bank Mandiri, langsung diduga Bank Mandiri memblokir rekening beliau,” tegasnya.

“Ya itu sebagai bentuk protes kami. Bahwa kenapa Bank Mandiri tanpa seizin Mas Botok memblokir rekening beliau? Ini kan sangat-sangat, waduh, saya pikir ini sudah perbuatannya sangat kelewatan lah,” sambungnya.

Kasno mengungkapkan bahwa dia sangat kecewa dengan kebijakan yang dilakukan Bank Mandiri secara sepihak.

“Oh iya, sangat kecewa. Dan kami mendukung gerakan Mas Botok dan kawan-kawan sudah jauh-jauh dari Pati ke Jakarta, ke DPR RI untuk melakukan aksi unjuk rasa mendukung pengesahan RUU Perampasan Aset dan hukuman mati bagi koruptor,” tegasnya.

Terkait dengan aksi 27 Agustus ke DPR nanti, Kasno meyakini akan banyak warga yang mendukung datang, tak terkecuali warga dari Kota Depok.

“Wah, sangat-sangat banyak sekali. Saya yakin haqul yakin ini akan berjumlah ribuan, ribuan warga masyarakat Kota Depok akan mendukung teman-teman ataupun warga masyarakat yang juga mengadakan aksi demonstrasi untuk mengesahkan Undang-Undang Perampasan Aset dan hukum mati para koruptor,” pungkasnya.

#bank mandiri#jalan margonda

Tulis komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *