DEPOK– Tim PANGLIMAJA Salam UI menjalankan satu dari lima pojok literasi dalam program Panggung Literasi Masyarakat Berkelanjutan, yakni Pojok Mutu Maja, di Desa Tegalmaja, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang.
Kegiatan ini dirancang untuk memperkuat kapasitas para pengurus Desa Tegalmaja dalam membangun standar kualitas produk kerajinan.
Dalam pertemuan yang diadakan pada 11–15 Juli 2026 tersebut, para peserta memperoleh materi seputar teknik reparasi, pengelolaan inventaris, quality checking (QC), audit kualitas, pencatatan keuangan, penetapan harga dan label, hingga literasi logistik.
Pendekatan tersebut menempatkan mutu sebagai bagian dari keseluruhan pengelolaan produk, bukan hanya tahap pemeriksaan sebelum produk dipasarkan.
Para peserta selanjutnya menerapkan materi-materi tersebut dalam praktik. Kemampuan reparasi digunakan untuk menangani kerusakan atau ketidaksempurnaan pada produk anyaman.
Pengelolaan inventaris melatih peserta mencatat dan memantau stok bahan baku maupun produk. Sementara itu, eco-tagging dan story memperkenalkan cara memberikan informasi pada produk sekaligus menjelaskan proses dan nilai yang melekat pada kerajinan kepada calon pembeli.
Penguatan standar mutu dilanjutkan melalui materi quality checking dan audit kualitas. Peserta dilatih melakukan pemeriksaan secara sistematis berdasarkan standar yang telah ditetapkan sehingga produk yang dipasarkan memiliki kualitas yang lebih terukur.
Kompetensi tersebut kemudian dilengkapi dengan pencatatan keuangan usaha, mulai dari modal dan biaya produksi hingga keuntungan, serta pemahaman mengenai pemberian harga dan label produk.
Aspek tata kelola juga diperluas melalui praktik instalasi galeri dan materi logistics literacy. Peserta diperkenalkan pada pengelolaan produk dari sisi penyajian hingga logistik agar proses usaha lebih tertata dengan baik.
Evaluasi melalui pre-testdan post-test digunakan untuk melihat pemahaman peserta sebelum dan setelah mengikuti rangkaian intervensi.
Hasil penguatan kapasitas tersebut ditunjukkan dalam Expo Maja yang digelar PANGLIMAJA di Balai Desa Tegalmaja pada 16 Juli 2026.
Pojok Mutu Maja memamerkan dokumen Standar Operasional Prosedur (SOP) produksi sebagai acuan standar kualitas kerajinan desa.
Kehadiran SOP ini menjadi salah satu hasil penting dari intervensi Pojok Mutu Maja. Dokumen ini dapat menjadi panduan bagi pengurus Desa Tegalmaja dalam menjaga konsistensi proses produksi dan kualitas produk, serta pengelolaan yang lebih baik.
Dengan demikian, penguatan mutu yang dilakukan melalui PANGLIMAJA tidak berhenti pada pelatihan, tetapi menghasilkan perangkat tata kelola yang dapat digunakan dalam pengembangan kerajinan desa secara berkelanjutan.

