Polres dan Pemkot Depok Sinergi Cegah Kenakalan Remaja, Ini Formulanya

DEPOK– Polres Metro Depok dan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok bersinergi mencegah kenakalan remaja, salah satunya adalah tawuran dan balap liar.

Seluruh kepala sekolah jenjang SMA/SMK dan MA siang tadi dikumpulkan di Aula Lantai 10 Baleka Depok untuk menghadiri Sosialisasi Antisipasi Tawuran, Balap Liar dan Demo Anarkis dalam rangka implementasi Jaga Jakarta.

Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Christian Rony Putra mengatakan, ini adalah program yang diiniasi Polres jajaran di Polda Metro Jaya. Tujuannya untuk menjadi bapak asuh atau sahabat asuh bagi anak-anak sekolah pelajar.

​”Karena memang kita ketahui bersama bahwasanya sekarang fenomenanya yang terjadi, terutama pada saat tanggal 27 Agustus itu, pelajar yang kita amankan dari Polda Metro Jaya itu rata-rata yang diamankan itu ternyata pelajar SMK. ​Jadi, kita punya inisiatif supaya mereka tidak terjerumus kepada kenakalan remaja, seperti tawuran, balap liar, dan juga melaksanakan demo atau unjuk rasa secara anarkis,” katanya, Kamis (3/9/2026).

Berkaca dari perstiwa 27 Agustus di Slipi tersebut, maka dirasa penting untuk memberikan edukasi pada pelajar untuk tidak terlibat dalam aksi anarkis.

“​Jadi, untuk menyikapi itu, kita mencoba untuk memberikan semacam tali asih asuh. Jadi, pola pengasuhan seperti itu,” ujarnya.

Metode yang dilakukan adalah dengan pola pengasuhan menjadi bapak asuh atau menjadi sahabat bagi pelajar. Pihaknya berupaya juga untuk mencoba pendekatan kepada anak-anak pelajar dan kita akan melakukan pendekatan secara humanis. Pihaknya akan berupaya untuk melakukan pendekatan secara persuasif.

“Kita menganggap mereka seperti keluarga supaya mereka tidak ikut terjerumus pada kenakalan remaja. ​Jadi, kita berupaya juga untuk mencoba pendekatan kepada anak-anak pelajar dan kita akan melakukan pendekatan secara humanis. Kemudian, kita juga akan mendata para pelajar SMK yang ada di Polres Metro Depok, tentunya. Kita data semuanya dan kita coba untuk berdiskusi. Kemudian, kita akan membantu apa pun permasalahan dari anak-anak,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Wali Kota Depok, Supian Suri menuturkan, pihaknya mengapresiasi program yang diinisiasi Polres jajaran. Langkah ini sebagai bagian dari upaya melindungi anak-anak bangsa hingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Sehingga hadir polisi sebagai sahabat buat anak-anak. Dalam hal ini, polisi menjadi bagian dari sahabat dimulai dari mereka peserta didik. Mudah-mudahan ini efektif untuk menekan hal yang kita tidak inginkan tadi,” katanya.

Melalui program ini diharapkan mampu menjawab persoalan yang ada. Misalnya sebagai wadah diskusi mengenai kenakalan remaja sehingga ada solusi terbaik mengatasinya.

“Mungkin ada layanan-layanan lain yang mereka butuh sampaikan, butuh harapkan, atau mereka sarankan, itu bisa diserap aspirasinya dengan polisi bersahabat dengan anak-anak. Nanti kita terus akan berkoordinasi dengan kepala sekolah, dengan guru-guru, dengan dinas, akan terus kita monitor,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *