Warga Depok Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Debunya Sangat Tebal

Rumah warga terdampak abu vulkanik

DEPOK– Dampak erupsi Gunung Anak Krakatau ikut dirasakan warga Depok dan sekitarnya. Pada Minggu (6/9) pagi warga ramai mengeluh rumah dan kendaraan terkena debu yang diduga merupakan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Diketahui bahwa gunung tersebut masih aktif dan mengalami erupsi sejak Jumat (4/9) malam hingga Minggu dinihari tadi. Debu dari erupsi tersebut berdampak hingga kawasan Depok.

Pagi tadi warga kaget ketika membuka pintu rumah dan melihat halaman yang penuh debu. Bahkan kendaraan yang terparkir pun ikut tertutup debu.

Warga mengeluh udara menjadi tidak bersih. Debu tersebut tersebut bertekstur sangat halus, dan terasa kering atau sedikit berserat saat disentuh. Debu menempel pada permukaan datar seperti kaca mobil, dedaunan, helm, dan teras rumah.

Arni, salah satu warga mengaku kaget saat bangun tidur dan membuka jendela. Ia melihat atap rumahnya ada partikel seperti pasir.

“Pas bangun tidur tadi buka jendela dan ke halaman kok lantainya ngga enak, penuh debu hitam,” katanya, Minggu (6/9/2026).

Ia awalnya tidak tahu kalau itu adalah debu vulkanik. Tak hanya dirinya, tetangga rumahnya juga mengalami hal serupa. Barulan ia tahu kalau itu adalah debu vulkanik dampak dari erupsi.

“Kaget tadi kok debu sampai setebal ini dan hitam. Pas nanya tetangga ternyata sama di rumahnya juga. Pas saya ke atas saya lihat atap seperti ada pasir,” ungkapnya.

Sama halnya dengan pengakuan Supardi, warga lainnya. Ia juga baru mengetahui lantai rumahnya penuh dengan debu di pagi hari. Ia baru menyadari itu bukan debu biasa saat diusap karena berwarna hitam dan tekstur kasar.

“Ini ma tebal banget, teksturnya juga beda. Kayaknya abu erupsi Gunung Krakatau,” katanya menerka.

Di kawasan Sawangan juga merasakan hal serupa. Saifullah, salah satu warga mengaku kendaraanya kotor usai diparkirkan di luar rumah. Karena penasaran, ia sempat menggoreskan jari pada jok motor untuk memperlihatkan debu yang menempel. Ia pun merasa kuatir dengan debu tersebut karena bisa berdampak pada kesehatan terutama pernafasan.

“Nih abu Krakatau sampai Depok,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *