DEPOK- Kasus pencurian motor (ranmor) di Kota Depok marak belakangan ini. Dalam waktu 10 hari terakhir terjadi empat kali pencurian di sejumlah wilayah hukum Kota Depok. Kasus pencurian ini viral di sosial media (sosmed).
Seperti yang terjadi pada Sabtu (12/9) dini hari, aksi pencurian sepeda motor terekam kamera CCTV di Kampung Tipar, dekat Masjid An Namirah, Cimanggis. Dari unggahan akun @depokhariini, diketahui pencurian terjadi dini hari sekitar pukul 01.18 WIB.
Dalam rekaman, terduga pelaku terlihat mengenakan kaus putih dan celana pendek serta tanpa alas kaki saat menjalankan aksinya.
Peristiwa berikutnya diduga terjadi di sebuah tempat rental play station (PS) di Jalan Haji Sulaiman, Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, Depok.
Dari keterangan yang ditulis akun @depokhariini, pencurian motor tersebut terjadi di INU Rental PS pada Rabu siang (16/9) sekitar pukul 13.25 WIB.
Dalam rekaman CCTV, terlihat seorang pria yang diduga mengambil satu unit Honda Beat dengan nomor polisi B 6433 ZYO yang sedang terparkir di lokasi. Dalam waktu singkat, motor yang diparkir korban tiba-tiba sudah tidak berada di tempat.
Pencurian motor juga terjadi di di depan SMPIT An-Najah, Jembatan Serong, Pitara. Namun pelaku kepergok hingga akhirnya dikepung massa.
Korbannya adalah seorang penjual telur yang sedang memarkir motornya. Pelaku kepergok saat mendorong motor milik korban.
Pelaku akhirnya berhasil dievakuasi dan diamankan oleh petugas kepolisian.
Kasus pencurian motor juga terjadi di Jalan Musi VII, Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, Depok pada Senin (21/9) sekitar pukul 13.00 WIB.
Motor Yamaha Mio Soul warna biru dengan plat nomor B 3014 EXC milik orang tua korban raib digondol pelaku.
Aksi terduga pelaku sempat diketahui dan dikejar oleh korban, namun pelaku berhasil meloloskan diri.
Wajah terduga pelaku terekam jelas oleh kamera dan diduga sudah beberapa kali melakukan aksi serupa di sekitar lokasi.
Menanggapi hal tersebut, Kasat Reskrim Polres Metro Depok, AKBP Made Gede Oka Utama mengatakan masih terus mendalami sejumlah kasus ranmor yang terjadi. Dari beberapa kasus tersebut, kata Oka, beberapa diantaranya ditangani polsek.
“Ada beberapa yang diungkap polsek,” katanya Ketika dikonfirmasi, Selasa (22/9/2026).
Pihaknya masih terus melakukan pengembangan dan pengejaran serta memeriksa sejumlah saksi. Oka berjanji akan terus memantau kasus tersebut.
“Selebihnya masih kita lakukan penyelidikan. Masih kita cek TKP, periksa saksi-saksi,” pungkasnya.

