Polisi Tembak Dua Remaja Bawa Sajam Diduga Hendak Tawuran, Endingnya Malah Diperiksa Propam

Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi

DEPOK- Dua remaja di Depok diberi tindakan tegas petugas saat melarikan diri ketika diketahui hendak tawuran. Kedua remaja itu mengalami luka dan dirawat di rumah sakit. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (9/8) dinihari pukul 01.45 WIB di kawasan Sukmajaya, Depok.

Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi mengatakan, awalnya petugas menerima laporan dari masyarakat yang menyebut adanya tawuran. Tim Patroli Perintis Presisi (3P) kemudian ke lokasi dan mendapati sekelompok remaja membawa senjata tajam. Mereka kemudian melarikan diri menggunakan motor.

“Ya memang diawali ada beberapa kasus yang terjadi di Kota Depok, yaitu kasus tawuran dan begal yang ada,” katanya, Sabtu (15/8/2025).

Tim kemudian memberi peringatan dengan melepas tembakan dengan maksud agar remaja tersebut berhenti. Karena tidak dihiraukan dan remaja yang berboncengan tiga orang menggunakan satu motor tetap melaju kencang, akhirnya petugas memberikan tindakan tegas. Tembakan tersebut mengenai dua orang.

“Ya tim presisi sudah melakukan tembakan peringatan ke arah udara sebanyak tiga kali untuk meminta agar para terduga pelaku tawuran untuk segera berhenti. Namun diketahui para terduga pelaku tawuran tersebut tidak berhenti, namun tetap berupaya untuk melarikan diri,” ujarnya.

Remaja ini diketahui membawa sajam yang diduga akan digunakan untuk tawuran. Namun petugas cepat menerima informasi dan langsung menuju lokasi. Bukti ajakan tawuran ada di salah satu handphone mereka.

“Betul. Para terduga pelaku tawuran ini memang berencana untuk melakukan aksinya pada Sabtu pagi itu untuk melakukan upaya tawuran. Ya bukti-bukti screenshot ataupun tangkapan dari terduga pelaku tawuran memang ada bukti bahwa memang mereka berniat untuk melakukan tawuran,” ungkapnya.

Saat ini kedua remaja tersebut masih menjalani perawatan di rumah sakit. Sedangkan petugas yang terindikasi melakukan penembakan saat ini diperiksa Propam.

“Kami sampaikan bahwa dua orang petugas yang terindikasi melakukan penembakan tersebut saat ini masih dalam proses penyidikan di Polda Metro Jaya,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *