Satu Keluarga di Depok Kena Teror Tetangga Bertahun-Tahun, Begini Kronologinya

Rumah warga di Rangkapan Jaya Baru diteror tetangga

DEPOK– Satu keluarga di Depok menjadi korban teror dan intimidasi yang dilakukan tetangga. Peristiwa ini terjadi di Jalan Keadilan, Gang At Taufiq RT 07 RW 01, Kelurahan Rangkapan Jaya Baru, Kecamatan Pancoran Mas, Depok.

Intimidasi menimpa keluarga Suratji sejak bertahun-tahun. Keluarga tersebut mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari tetanggnya sendiri yang rumahnya bersebelahan.

Suratji mengatakan, kurang mengetahui pasti pemicu awalnya hingga tetangganya melakukan intimidasi terhadap keluarganya. Namun pelaku sering melempari rumah korban dengan berbagai macam benda.

“​Kita juga enggak tahu, sebenarnya. Soalnya kemarin itu kejadiannya saya pulang kerja, terus lagi ngobrol sama teman di kuburan itu, tikungan depan tiba-tiba pas saya lagi ngobrol dia lewat, itu dia langsung ngata-ngatain saya yang udah enggak enak didengar deh, hitungannya gitu dan itu pun saya enggak respons sama sekali,” katanya, Kamis (16/7/2026).

Peristiwa tak mengenakkan sudah bertahun-tahun dilakukan pelaku terhadap keluarganya. Bahkan pengurus lingkungan hingga babinsa sudah turun tangan namun pelaku masih saja mengulangi perbuatannya.

“Itu juga enggak tahu, enggak jelas. Soalnya udah dimediasi. Cuman hitungannya ada sepi itu seminggu, habis itu ngelakuin lagi,” ujarnya.

Dalam rumah tersebut ada sekitar tujuh orang. Pelaku merusak rumah korban hingga motor.

​”Kalau untuk saat ini pagar sama itu ada motor, jadi lecet tuh, karena dilempar helm dari luar,” tukasnya.

Tak hanya itu, pelaku juga mengancam akan menyantet dan mengajak berantem keluarga Suratji. Namun mereka tidak pernah menanggapi ucapan pelaku.

“Iya, kalau di video kan ada itu. Segala bapaknya ngajakin dia suruh saya suruh keluar, saya diajakin berantem apa segala, itu sering kejadiannya. Bahkan kalau kita yang lama-lama, cuma kita mau disantet apa-apa segala,” ungkapnya.

Peristiwa itu sudah hampir dua tahun dialami keluarganya. Namun kali ini Suratji dan keluarga sudah tidak tahan hingga akhirnya melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Metro Depok.

“Udah sering. Wah, udah enggak terhitung. Cuman kita enggak pernah ngelayanin. Cuman kalau udah kebangetan begini, kita juga udah capek kan. Sabar kan ada, kita juga ada batasnya sendiri,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *