DEPOK24JAM– Danantara Indonesia menghadirkan program kalibrasi dan assessment Pengalaman Pelanggan melalui Danantara Indonesia CX100 yang bertujuan untuk mengukur kualitas layanan BUMN berdasarkan perspektif publik sebagai pengguna layanan. Program ini dirancang sebagai alat ukur dari kematangan layanan BUMN terhadap masyarakat luas.
Menurut Senior Director, Chief Marketing Officer Danantara Asset Management, Dendi Tegar Danianto, “CX100 merupakan alat ukur dari kematangan layanan BUMN terhadap publik.” Dengan adanya 125 BUMN yang melayani langsung masyarakat sebagai pelanggan, program ini akan menjadi objek pengukuran yang komprehensif untuk mengevaluasi kinerja layanan publik.
Dasar Pengukuran Kualitas Layanan
Pengukuran CX100 dimaksudkan sebagai dasar untuk mengetahui tingkat layanan dan kualitas transformasi layanan BUMN yang berkualitas. Pendekatan ini didasarkan pada perspektif pelanggan atau suara pelanggan secara langsung, sehingga memberikan gambaran autentik tentang kepuasan pengguna layanan publik.
Danantara mendorong peningkatan mutu layanan BUMN yang berkelanjutan di berbagai sektor strategis. Sektor yang menjadi fokus pengukuran meliputi transportasi, energi, hingga pangan yang semuanya memiliki dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat sehari hari.
Manfaat Program untuk BUMN dan Masyarakat
Dengan menerapkan CX100, BUMN dapat mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan dalam memberikan layanan kepada publik. Data yang diperoleh dari pengukuran ini akan menjadi acuan bagi setiap BUMN untuk melakukan perbaikan berkelanjutan dan inovasi layanan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Inisiatif Danantara ini menunjukkan komitmen untuk meningkatkan standar pelayanan publik melalui pendekatan berbasis data dan umpan balik pelanggan. Dengan fokus pada pengalaman pelanggan, program CX100 diharapkan dapat mendorong transformasi positif di seluruh ekosistem BUMN di Indonesia.
Sumber:

