DEPOK24JAM- Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X menjadi korban rekayasa kecerdasan buatan (AI). Sebuah video yang menampilkan sosok mirip Sultan HB X menawarkan koin kuno beredar melalui aplikasi WhatsApp dan diduga menjadi bagian dari modus penipuan.
Video tersebut awalnya diterima Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Condrokirono, putri Sultan HB X, dari koleganya yang diduga menjadi calon korban penipuan. Koleganya itu kemudian berupaya memastikan kebenaran video yang mencatut nama Sultan HB X.
Pemda DIY Memastikan Video Merupakan Hoaks
Pihak Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) DIY diminta mengecek keaslian video tersebut setelah menerima informasi dari GKR Condrokirono. Pranata Humas Ahli Madya Diskominfo DIY, Ditya Nanaryo Aji, mengatakan ada dua permintaan pemeriksaan yang diterima timnya.
Pertama, tim diminta mengecek apakah humas pernah mengambil video tersebut. Kedua, memastikan apakah video itu menggunakan teknologi AI jika terbukti bukan dari pihak resmi.
Hasil Verifikasi Menggunakan Teknologi AI
Setelah dilakukan pemeriksaan, Diskominfo DIY memastikan bahwa video tersebut memang menggunakan AI. “Ngarsa Dalem tidak mungkin dan tidak pernah melakukan wawancara seperti itu dan kami pastikan itu menggunakan AI,” ucap Ditya pada Kamis (23/7/2026).
Pemda DIY memastikan video tersebut merupakan hoaks dan hingga saat ini belum berencana membawa kasus tersebut ke ranah hukum.
Sumber:

