DEPOK24JAM– Mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia (Fasilkom UI) mengembangkan Tofly, platform persiapan TOEFL ITP berbasis kecerdasan buatan (AI). Platform ini dirancang untuk memberikan solusi pembelajaran yang lebih personal, praktis, dan terjangkau bagi calon peserta tes.
Farrel Reksa, salah satu pendiri Tofly, menjelaskan bahwa pengalaman belajar TOEFL secara konvensional terasa membosankan dan kurang efektif. “Dulu kami harus les atau membeli buku tebal untuk belajar TOEFL. Prosesnya terasa membosankan dan tidak memberikan umpan balik yang benar-benar sesuai dengan kelemahan masing-masing,” ujarnya.
Pengalaman tersebut mendorong tim untuk memanfaatkan teknologi informasi dan perkembangan AI guna membangun platform pembelajaran yang lebih sesuai dengan kebutuhan individual pengguna.
Tim Pengembang Tofly
Tofly dikembangkan oleh empat mahasiswa Fasilkom UI angkatan 2023 dengan pembagian peran yang jelas. Farrel Reksa menjabat sebagai Chief Executive Officer (CEO), Yahya Ayyas sebagai Chief Technology Officer (CTO), Asyer Samuel sebagai Chief Information Officer (CIO), dan Hubban Syadid sebagai Chief Marketing Officer (CMO).
Keunggulan Platform Berbasis AI
Platform Tofly memanfaatkan teknologi AI untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih personal dan responsif terhadap kebutuhan setiap pengguna. Dengan pendekatan berbasis kecerdasan buatan, platform ini mampu mengidentifikasi kelemahan spesifik dan memberikan umpan balik yang relevan untuk meningkatkan performa belajar.
Inisiatif mahasiswa Fasilkom UI ini menunjukkan bagaimana teknologi AI dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan persiapan ujian standar internasional.
Sumber:

