DEPOK- Musim kemarau Panjang berdampak pada penyusutan kuantitas air di Danau Cinere. Danau yang terletak di Kelurahan Pangkalan Jati, Kecamatan Cinere, Depok itu saat ini nampak kering. Kondisi tanah juga terlihat retak dan mengeras.
Danau yang dulunya dipenuhi air, kini menjadi kering kerontang. Hanya ada rumput liar yang tumbuh di sekitarnya.
Kondisi ini berdampak pada kehidupan biota air. Banyak ikan air tawar yang mati di danau tersebut. Bau amis pun tercium dari danau tersebut.
Hari Wahyudi, salah satu warga mengatakan, Danau Cinere telah mengering selama sekitar satu setengah bulan lalu. Ini dampak dari kemarau panjang yang melanda Depok.
Diceritakan, penyusutan air kali ini merupakan yang paling parah karena airnya mengering hingga ke bagian pinggir danau.
“Danau ini tidak memiliki bantaran kali dan sumber mata airnya sangat terbatas, hanya ada satu di bagian pojok,” katanya, Selasa (22/9/2026).
Meski sempat menimbulkan bau amis, menyusutnya air yang dangkal dimanfaatkan warga dan anak-anak untuk berburu ikan setiap sore.
Sementara itu, pengemudi ojek online, Bambang (44) mengaku sering menepi di pinggiran Danau Cinere untuk sekadar istirahat. Bambang juga kerap melihat anak-anak mencari ikan memanfaatkan kondisi danau yang surut.
“Pastinya kurang paham, cuma sudah beberapa bulan surut parah,” kata Bambang.

