Lionel Messi tidak bisa menahan air mata setelah timnas Argentina gagal mempertahankan gelar juara Piala Dunia usai kalah 0-1 dari Spanyol pada laga final di Stadion New Jersey, Senin (20/7). Kekalahan itu membuat Messi dan Argentina gagal mempertahankan gelar juara Piala Dunia dua kali beruntun.
Kesedihan mendalam dirasakan kapten Argentina tersebut. Kekecewaan besar bukan saja karena gagal juara, namun soal kans jadi Piala Dunia terakhir bagi La Pulga. Dengan usia saat ini 39 tahun, sulit bagi kapten Inter Miami itu untuk tampil di Piala Dunia 2030 mendatang dengan usia 43 tahun.
Momen Air Mata Messi
Setelah peluit panjang dibunyikan wasit Slavko Vincic, Messi terduduk di lapangan sambil mengusap matanya yang tengah disorot kamera. Dalam pengawasan pelatih Lionel Scaloni, air mata Messi berulang kali mengalir. Kesedihan itu tidak hanya terlihat sekali usai Argentina digebuk Spanyol.
Setelah pengalungan medali perak oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump, air mata Messi kembali menetes. Momen ini menjadi kali kedua Messi menangis di stadion yang sama dalam satu dekade terakhir.
Kenangan Pahit Sepuluh Tahun Silam
Sepuluh tahun lalu, setelah Argentina kalah adu penalti 2-4 (0-0) dari Chile dalam final Copa America 2016, Messi juga menangis di tempat yang sama. Bahkan setelah itu, pemain legendaris tersebut menyatakan pensiun dari timnas Argentina.
Kekecewaan lain yang dirasakan Messi kali ini bukan saja karena La Albiceleste kalah, tetapi juga performanya yang tidak sesuai harapan. Saat melawan Spanyol, Messi nyaris tidak bisa berbuat banyak dalam pertandingan tersebut.
Spanyol Mendominasi Laga Final
Spanyol begitu mendominasi permainan dan serangan sepanjang pertandingan, sementara Argentina terus tertekan. Peran Messi tidak terlihat jelas di lapangan, sehingga Argentina kesulitan menekan balik Tim Matador.
Argentina akhirnya menyerah dengan gol semata wayang pemain pengganti Ferran Torres pada menit ke-105 setelah menerima assist Nico Williams. Kemenangan ini menjadi gelar juara kedua Spanyol setelah Piala Dunia 2010.
Masa Depan Messi di Timnas
Messi berulang kali mengatakan bahwa soal pensiun dari sepak bola atau timnas Argentina tergantung pada kemampuannya bermain. Karena itu, Piala Dunia 2026 bisa jadi yang terakhir bagi pemain legendaris tersebut dalam kompetisi internasional tingkat tertinggi.
Sumber:

